Senin, 17 Juni 2019
14 Shawwal 1440 H
Home / Haji umrah / Enam Hal yang Wajib Diketahui Sebelum Pergi Umrah
FOTO I Dok. Khaleej Times
Sebelum memulai perjalanan, persiapkan dulu diri Anda dengan mempelajari segala hal seputar umrah. Anda bisa membeli buku-buku referensi yang berisi panduan ibadah umrah. Pelajari pula tentang Mekkah dan Madinah sebelum menginjakkan kaki di dua kota suci itu.

Sharianews.com, Jakarta - Mekkah menjadi tembat ibadah yang tidak pernah sepi dikunjungi oleh umat Muslim. Mungkin di antaranya Anda berencana melakukan perjalanan umrah dalam waktu dekat ini.

Dilansir dari Muslimmatters ada enam hal yang perlu dipahami dan dilakukan calon jemaah sebelum memulai perjalanan ibadah umrah.

Pelajari tentang Umrah

Sebelum memulai perjalanan, persiapkan dulu diri Anda dengan mempelajari segala hal seputar umrah. Anda bisa membeli buku-buku referensi yang berisi panduan ibadah umrah. Pelajari pula tentang Mekkah dan Madinah sebelum menginjakkan kaki di dua kota suci itu.

Cari partner ibadah yang baik

Jika Anda berangkat umrah dengan orang lain, pastikan mereka adalah orang-orang yang bisa menjadi 'partner ibadah' yang baik. Memiliki partner ibadah yang baik dapat membuat perjalanan umrah Anda lebih maksimal. Mereka akan memotivasi Anda untuk melakukan Tahajjud di Haram, melakukan Tawaf tambahan, membangunkan Anda ketika fajar, dan menyemangati Anda untuk melakukan berbagai hal positif selama berada di Tanah Suci.

Tahu aturan Ihram

Pahami segala aturan tentang Ihram. Misalnya, Anda dilarang menggunakan sabun wangi ketika Ihram. Jadi cobalah untuk mendapatkan beberapa sabun tanpa pewangi sebelum Anda pergi.

Aturan mencukur rambut

Pada akhir umrah, jemaah pria dan wanita dianjurkan untuk memotong rambut mereka. Pastikan tukang cukur yang Anda kunjungi menggunakan pisau sekali pakai. Pemerintah Saudi sudah memberlakukan aturan pisau sekali pakai untuk Tahalul (cukur rambut), tetapi Anda tetap harus waspada. Penggunaan pisau yang berganti-gantian antar jemaah dapat berisiko pada penularan beberapa penyakit seperti Hepatitis C.

Sementara untuk jemaah wanita, disarankan untuk tidak memotong rambut di kawasan Kabah. Tunggu sampai Anda kembali ke hotel sehingga bisa leluasa melepas hijab dan memotong rambut Anda.

Gunakan pelembap

Hal ini disarankan untuk para jemaah pria. Ketika Anda berada dalam keadaan Ihram, Anda tidak mengenakan apapun, bahkan pakaian dalam. Karena itu, umumnya mereka akan mengalami lecet pada beberapa lipatan tubuh. Untuk mengantisipasi hal itu, gunakanlah pelembap.

Kunjungi Raudah

Perlu diketahui, waktu terbaik untuk mengunjungi Raudah adalah pada waktu malam. Banyak orang berlomba-lomba untuk berdoa di tempat ini, sehingga Raudah nyaris tak pernah kosong.

Orang-orang di sekitar Madinah mengatakan, malam hari adalah waktu terbaik untuk mengunjungi Raudah karena suasananya lebih sepi ketimbang siang hari. Beberapa jam sebelum Isya atau beberapa jam sebelum fajar adalah waktu yang paling tepat untuk berdoa di Raudah karena suasananya lebih tenang sehingga cocok untuk refleksi diri. (*)

Reporter: Romy Syawal Editor: Achi Hartoyo

Tags: