Sabtu, 8 Agustus 2020
19 Thu al-Hijjah 1441 H
Home / Keuangan / Empat Model Konversi Bank Konvensional ke Bank Syariah
Dari sisi kelembagaan, setidaknya ada empat model konversi bank konvensional menjadi bank syariah.

Sharianews.com, Jakarta - Sejak Undang-Undang (UU) Nomor 21 Tahun 2008 tentang Perbankan Syariah disahkan, bermunculan konversi bank konvensional menjadi bank syariah. Konversi itu terjadi baik dari sisi kelembagaan maupun dari sisi aset dan liabilitas.

Dosen Hukum Ekonomi Syariah UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Azharuddin Lathif mengungkapkan, selama sepuluh tahun terakhir, dari sisi kelembagaan, setidaknya ada empat model konversi bank konvensional menjadi bank syariah.

Pertama, seperti Bank Mandiri Syariah yang sebelumnya merupakan PT Bank Susila Bakti. Di mana konversi kegiatan usaha bank konvensional menjadi bank syariah.

“Kedua, konversi UUS pada bank konvensional spin off menjadi bank syariah. Status bank syariah itu kemudian adalah entitas tersendiri yang terpisah dari induknya” ujar pria yang juga menjabar sebagai Direktur Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia Institute ini, Dalam keterangan tertulis MUI, Senin (27/7).

Ketiga, yaitu konversi UUS bersama induknya yang bank konvensional menjadi bank syariah. Kasus seperti ini terjadi pada beberapa Bank Pembangunan Daerah seperti Bank NTB Syariah dan Bank Aceh Syariah. Diperkirakan dalam waktu dekat, Bank Nagari dan Bank Kepri Riau juga akan menyusul skema serupa.

Keempat, bank konvensional yang memiliki UUS mengakuisisi bank konvensional lain untuk dikonversi menjadi bank syariah. Setelah itu, bank syariah hasil akuisisi tersebut dilebur dengan UUS milik bank konvensional induk tadi. Contoh ini terjadi pada Bank BRI Syariah.

Sebagai informasi, berdasakan Pasal 68 Nomor 21 Tahun 2008 tentang Perbankan Syariah menyatakan, Bank Umum Konvensional yang memiliki Unit Usaha Syariah (UUS) dengan aset minimal 50 persen dari total aset bank induknya atau 15 tahun sejak 2008, wajib melakukan pemisahan unit usaha syariah menjadi Bank Umum Syariah.

DSN MUI telah mengesahkan Fatwa tentang Perubahan Asset (harta) dan Liabilities (utang) dari Bank Konvensional Menjadi Bank Syariah. Fatwa itu muncul untuk merespon Undang-Undang (UU) Nomor 21 Tahun 2008 tentang Perbankan Syariah tersebut.

Rep. Aldiansyah Nurrahman