Minggu, 24 Januari 2021
11 Jumada al-akhirah 1442 H
Home / Global / Eksportir Daging Mongolia Sasar Pasar Halal Iran
FOTO | Dok. DarkhanMeatFoods.
Mongolia kini berusaha menjadikan sektor peternakan halal sebagai mata pencaharian unggulan bagi rakyatnya.

Sharianews.com, Jakarta. Melonjaknya permintaan daging halal di Iran, dimanfaatkan oleh Mengolia untuk mengekspor daging ke negeri para mullah tersebut. Hal ini terjadi, setelah berkurangnya produksi daging lokal di Iran, sementara pada saat bersamaan pemerintah Mongolia sedang gencar mencari sumber pendanaan yang baru.

Itu mengapa, para eksportir daging di Mongolia menjadikan Iran sebagai pasar baru. “Pasar daging halal berkembang di seluruh dunia, Iran adalah salah satu peluang baru yang menjanjikan bagi Mongolia,”kata Ochirbat Begz, Direktur Eksekutif Asosiasi Daging Mongolia (The Mongolia Meat Association).

Kondisi ini juga didukung oleh banyaknya jumlah domba di Mongolia. Tercatat, negara yang berada di wilayah Asia Timur tersebut sekarang setidaknya memiliki 30 juta domba, menjadikannya salah satu negara produsen domba terbesar di dunia mengalahkan Selandia Baru.    

Sebagaimana dilansir dari laman berita Reuters, pada tahun 2017 Mongolia berhasil mengekspor daging domba hingga mencapai 2.601 ton atau senilai USD 8 juta, 11 kali lipat lebih banyak dibanding tahun 2016. Angka ekspor ini terus meningkat sampai empat kali lipat menjadi 775,6 ton pada semester pertama tahun 2018.

Di bawah lembaga terpercaya

Berawal dari intruksi Dana Moneter Internasional (The International Monetary Fund/IMF) untuk mencari sumber dana baru selain dari pertambangan, Mongolia kini berusaha mengubah mata pencaharian ekonominya ke sektor peternakan halal yang memang sudah dimiliki sebelumnya menjadi penghasil utama pendapatan negara.

Mogolia pun terus mendorong pelaku bisnis ternak untuk mengekspor produknya lebih banyak lagi. Saat ini Mongolia telah sukses merambah pasar daging dunia, khususnya pasar daging halal di Iran.

Bekerja sama dengan perusahaan pengimpor Iran terpercaya, Dana Negah Parsian, dan para ahli di lembaga kesehatan hewan, The Iranian Veterinary Organisation sebagai mitra, pemerintah Mongolia berharap ekspor dagingnya terus meningkat di negara Islam tersebut.

Di antara produsen dn pengekspor daging Mongolia yang terlibat dalam kerja sama tersebut antara lain Darkhan Meat Foods, Max Impex, dan Max Market.

Melalui sekitar 200 pekerjanya, para petinggi di Darkhan Meat Foods berharap bisa menggandakan ekspor dagingnya pada tahun 2018 dari 1.320 ton di tahun lalu. “Sebelum mengontrak dengan perusahaan Iran, kami hanya mengekspor daging sapi dan daging kuda ke negara lain,”papar Otgon-Erdene Bavuudorj, Manajer Umum Darkhan Meat Foods.

Sekitar seribu domba berusia 18 bulan disembelih dan kemudian dikuliti, dipotong, dan dikemas setiap harinya di Darkhan Meat Foods lewat pengawasan para ahli The Iranian Veterinary Organisation serta Dana Negah Parsian.

Daging-daging itu selanjutnya dibekukan dan diangkut dengan truk melalui Rusia dan Kazakhstan, mencapai Iran dalam waktu sekitar dua minggu. (*) 

 

Reporter: Emha S Ashor Editor: Ahmad Kholil