Sabtu, 28 November 2020
13 Rabi‘ at-akhir 1442 H
Home / Ekbis / Dorong Ekonomi Pesantren, Dikembangkan Platform Ipesantren
Foto dok. Sharianews
Platform ini bisa menjadi wadah edukasi dan literasi keuangan syariah secara digital untuk pondok pesantren

Sharianews.com, Jakarta - Head of Project Management Office Dewan Nasional Keuangan Inklusif (DNKI) Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Djauhari Sitorus menjelaskan dalam rangka pengembangan ekonomi pesantren, pemerintah mengembangkan iPesantren.

“Diharapkan dengan adanya platform ini bisa menjadi wadah edukasi dan literasi keuangan syariah secara digital untuk pondok pesantren,” kata Djauhari Sitorus, pada acara Indonesia Fintech Summit 2020.

Platform iPesantren terkoneksi melalui application programming interface (API) dengan berbagai lembaga keuangan syariah dan stakeholder terkait. Selain platform ini, pemerintah juga aktif dalam penggunaan teknologi digital dalam penyaluran bansos produktif dan Kredit Usaha Rakyat (KUR) serta penggunaan data biometrik untuk validasi dan autentifikasi. 

Indonesia sebagai negara mayoritas berpenduduk muslim memiliki potensi melalui ekosistem halal yang diyakini merupakan sektor yang ikut berkontribusi besar dalam pemulihan ekonomi nasional dari dampak krisis yang ditimbulkan oleh pandemi Covid-19.

Sementara itu, Deputi Direktur Departemen Ekonomi dan Keuangan Syariah Bank Indoenesia (BI) Irfan Sukarna mengatakan regulator terus berupaya meningkatkan peran keuangan syariah dengan aktif melibatkan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) bersama otoritas terkait.

“Dalam acara ISEF (Indonesia Sharia Economic Festival) dan Fesyar (Festival Ekonomi Syariah) salah satunya BI melakukan business matching dan coaching kepada UMKM potensial,” ujar Irfan.

Dengan penyelenggaraan acara ini, BI berharap bisa berperan aktif dalam menggerakkan aktivitas ekonomi di tengah pandemi. Dengan adanya acara juga diharapkan bisa meningkatkan kepercayaan diri masyarakat terkait optimalisasi ekonomi syariah kedepan.

Indonesia Fintech Summit 2020 merupakan acara pembuka dari “Pekan Fintech Nasional 2020” yang diselenggarakan pada tanggal 11-25 November 2020.

Dalam acara ini hadir lebih dari 5 ribu pendiri mulai dari startup fintech lokal dan internasional serta pejabat tingkat tinggi, perwakilan senior lembaga keuangan, serta stakeholders di ekosistem keuangan digital. Dalam acara ini dibahas mengenai strategi dan potensi kolaborasi untuk mempercepat pemulihan ekonomi nasional melalui digitalisasi jasa keuangan.

Rep. Aldiansyah Nurrahman