Selasa, 21 Mei 2019
17 Ramadan 1440 H
Home / Ziswaf / Dompet Dhuafa: Pencapaian Wakaf di Indonesia Masih Tergolong Kecil
FOTO I Dok. pengusahamuslim.com
"Wakaf tunai atau wakaf uang itu per bulannya antara 1 sampai 2 miliar saja, berbeda sekali dengan zakat, kalau zakat itu bisa sampai 15 miliar per bulan," ujar Ismail di Jakarta

Sharianews.com, Jakarta ~ Ketua Pengurus Yayasan Dompet Dhuafa, Ismail A. Said mengatakan pencapaian wakaf di Indonesia masih tergolong kecil.

"Wakaf tunai atau wakaf uang itu per bulannya antara 1 sampai 2 miliar saja, berbeda sekali dengan zakat, kalau zakat itu bisa sampai 15 miliar per bulan," ujar Ismail di Jakarta, Senin (11/3).

Hal tersebut bukanlah sebuah kendala, lebih lanjut dikatakan Ismail, apabila yang namanya zakat itu sesuatu yang wajib, berbeda dengan wakaf.

"Kalau kita katakan Anda tidak bayar zakat Anda berdosa, maka orang itu akan membayar. Tapi kalau wakaf itu kita imbau agar dia berwakaf, apalagi wakaf produktif atau wakaf sosial yang bisa dimanfaatkan terus menerus sehingga amal jariahnya akan mengalir sepanjang masa walaupun yang berwakaf itu nanti sudah tiada," imbuh Ismail.

Lalu ketika disinggung mengenai bagaimana agar pencapaian wakaf bisa menjadi besar. Dikatakan Ismail, perlu adanya sosialisasi yang lebih luas, ini artinya akan diperlukan sebuah pemahaman. Misalnya zakat sifatnya wajib, sedangkan wakaf adalah amal jariah.

Dituturkan Ismail, diperlukan kerja keras kita untuk menyosialisasikan agar masyarakat bisa memahami.

"Kalau saya sering bercanda, ketika datang ke bapak dan ibu, saya ingin memberikan kunci surga," seloroh Ismail.

Untuk pencapaian target wakaf, Dompet Dhuafa sebagai lembaga kemanusiaan yang sudah berdiri 18 tahun lalu menjelaskan, target tahun depan bisa mencapai Rp50 miliar.

"Kita optimistis," tegas (*).

Reporter: Romy Syawal Editor: Achi Hartoyo