Jumat, 22 Maret 2019
16 Rajab 1440 H
x
FOTO | dok.dompetdhuafa
"Melalui Public Expose ini kami harapkan lebih banyak lagi masyarakat yang mendonasikan sebagian hartanya melalui Dompet Dhuafa untuk lebih menyebarkan manfaat kepada kaum dhuafa." Ujar Imam kepada sharianews, Jakarta, Kamis (24/1).

Sharianews.com, Jakarta ~ Mengawali tahun 2019, sebagai lembaga kemanusiaan filantropi Islam untuk menjaga kredibilitas dan transparansi, Dompet Dhuafa mengadakan laporan kinerja lewat Public Expose 2019.

Direktur Utama Dompet Dhuafa, drg. Imam Rulyawan MARS, mengatakan Dompet Dhuafa selama perjalanan 25 tahun sudah memberikan kontribusi layanan bagi perkembangan umat dalam bidang sosial, kesehatan, ekonomi, dan kebencanaan serta CSR.

"Melalui Public Expose ini kami harapkan lebih banyak lagi masyarakat yang mendonasikan sebagian hartanya melalui Dompet Dhuafa untuk lebih menyebarkan manfaat kepada kaum dhuafa." Ujar Imam kepada sharianews, Jakarta, Kamis (24/1).

Jumlah penerima manfaat Dompet Dhuafa dari tahun 1993 hingga tahun 2018 sebanyak 19.13 juta jiwa dan layanan, sementara jumlah penghimpunan Dompet Dhuafa di Tahun 2018 sebanyak Rp312.50 miliar.

Lima pilar yang dimiliki Dompet Dhuafa seperti Pendidikan, Kesehatan, Ekonomi, Sosial, dan Dakwah menjadi pondasi dalam mengembangkan program-program pengentasan kemiskinan masyarakat Indonesia.

Sebanyak 2.151,802 juta jiwa sebaran Penerima Manfaat di 34 provinsi dan 66.253 jiwa tersebar di 24 negara.

Dompet Dhuafa yang memasuki usia ke 25 tahun, telah berkolaborasi dengan membawa budaya masyarakat Indonesia untuk terus bersama memajukan bangsa, saat ini Dompet Dhuafa memiliki 17 Cabang dan Perwakilan Dalam Negeri, 5 Cabang Luar Negeri, 9 Kantor Layanan, 138 Program, 19 Gerai Sehat Layanan Kesehatan Cuma-cuma, 5 Rumah Sakit, 4 Sekolah, 7 Outlet Dayamart, 1 De Fresh, 11 unit Bisnis, sebagian besar pertumbuhan merupakan hasil pendekatan Dompet Dhuafa terhadap khazanah budaya lokal. (*)

 

Sharianews.com, Jakarta. Mengawali tahun 2019, sebagai lembaga kemanusiaan Filantropi Islam untuk menjaga kredibilitas dan transparansi, Dompet Dhuafa mengadakan laporan kinerja lewat Public Expose 2019.

Direktur Utama Dompet Dhuafa, drg. Imam Rulyawan MARS, mengatakan Dompet Dhuafa selama perjalanan 25 tahun sudah memberikan kontribusi layanan bagi perkembangan umat dalam bidang sosial, kesehatan, ekonomi, dan kebencanaan serta CSR.

"Melalui Public Expose ini kami harapkan lebih banyak lagi masyarakat yang mendonasikan sebagian hartanya melalui Dompet Dhuafa untuk lebih menyebarkan manfaat kepada kaum dhuafa." ujarnya kepada sharianews, Jakarta, Kamis (24/1).

Jumlah penerima manfaat Dompet Dhuafa dari tahun 1993 hingga tahun 2018 sebanyak 19.13 Juta jiwa dan layanan, sementara jumlah penghimpunan Dompet Dhuafa di Tahun 2018 sebanyak Rp 312.50 Miliar.

Lima pilar yang dimiliki Dompet Dhuafa seperti Pendidikan, Kesehatan, Ekonomi, Sosial, dan Dakwah menjadi pondasi dalam mengembangkan program-program pengentasan kemiskinan masyarakat Indonesia.

Sebanyak 2.151,802 juta jiwa sebaran Penerima Manfaat di 34 provinsi dan 66.253 jiwa tersebar di 24 negara.

Dompet Dhuafa yang memasuki usia ke 25 tahun, telah berkolaborasi dengan membawa budaya masyarakat Indonesia untuk terus bersama memajukan bangsa, saat ini Dompet Dhuafa memiliki 17 Cabang dan Perwakilan Dalam Negeri, 5 Cabang Luar Negeri, 9 Kantor Layanan, 138 Program, 19 Gerai Sehat Layanan Kesehatan Cuma-cuma, 5 Rumah Sakit, 4 Sekolah, 7 Outlet Dayamart, 1 De Fresh, 11 unit Bisnis, sebagian besar pertumbuhan merupakan hasil pendekatan Dompet Dhuafa terhadap khasanah budaya lokal.

Reporter: Romy Syawal Editor: Achi Hartoyo