Kamis, 24 September 2020
07 Ṣafar 1442 H
Home / Ziswaf / Dompet Dhuafa Gulirkan Keluarga Tangguh
Foto dok. Dompet Dhuafa
Banyak keluarga yang ekonominya tergoyahkan akibat dari wabah global

Sharianews.com, Bekasi - Pandemi Covid-19 telah berdampak besar pada berbagai aspek, utamanya kesehatan, ekonomi, dan pendidikan. Banyak keluarga yang ekonominya tergoyahkan akibat dari wabah global tersebut.

Melihat kondisi itu, Dompet Dhuafa terus berupaya menciptakan ide-ide serta solusi-solusi agar setiap keluarga kecil yang terdampak, tetap dapat bertahan meski dalam kondisi yang sangat sulit seperti ini.

Untuk itu, Dompet Dhuafa menginisiasi program Keluarga Tangguh dan langsung diterapkan kepada keluarga kecil menengah. Dalam program ini, Lembaga Pelayanan Masyarakat (LPM) Dompet Dhuafa memberikan bantuan modal usaha kepada 10 keluarga tangguh sebagai kick-off perdana di Kawasan Bekasi, Jawa Barat.

PIC Program Keluarga Tangguh Dompet Dhuafa Rifky Reynaldi mengatakan program Keluarga Tangguh ini adalah sebuah program berupa bantuan usaha kepada para tulang punggung keluarga yang terdampak secara ekonomi disebabkan Covid-19.

“Termasuk di antaranya untuk janda-janda, ibu rumah tangga yang harus merangkap jadi tulang punggung karena suaminya sudah tidak mampu, dan yang terkena PHK (Pemutusan Hubungan Kerja) sehingga harus banting stir berdagang,” ucap Rifky.

Tiga di antara sepuluh keluarga tersebut merupakan penjual gorengan keliling, yakni Sumarni (35), Wahyuti (63), dan Novia (41). Mereka menyampaikan rasa terima kasih kepada Dompet Dhuafa beserta para donatur.

Sumarni dan Wahyuni mengalami kasus yang sama. Sumarni kini harus bekerja lebih ekstra lagi membantu suaminya mencari uang. Penyebabnya lantaran sang suami di PHK. Begitu pula Wahyuni, pemutusan hubungan kerja serta sakit yang dialami suaminya, membuatnya harus lebih keras berjuang menjadi pengganti tulang punggung untuk menyekolahkan ketiga anaknya.

Berbeda dengan Novia. Novia menjalani hidup dengan status janda, membuatnya harus berjuang keras merawat dan menghidupi orang tuanya yang sakit-sakitan. Usahanya berdagang gorengan, harus surut ketika dampak Covid-19 menyerang. Setelahnya ia memutuskan untuk menjadi driver ojek online, dan menjualkan gorengannya dengan berkeliling. Ia pun sangat bersyukur ketika bantuan usaha dari Dompet Dhuafa datang. Sudah diidam-idamkannya memiliki peralatan dagang di rumah.

“Senang sekali adanya bantuan dari Dompet Dhuafa ini. Akhirnya saya akan bisa jualan ayam dan bebek penyet. Pasti orang tua saya kan sangat senang karena saya tidak harus keliling jalanan mencari uang,” ungkap Novi.

Program Keluarga Tangguh Dompet Dhuafa tidak hanya sampai pada pemberian bantuan saja, namun akan terus dipantau dan didampingi hingga kestabilan ekonomi keluarga bisa tercapai.

Dompet Dhuafa menilai, masih banyak cara dan kesempatan untuk mempertahankan ekonomi keluarga tangguh secara mandiri, setidaknya meski hanya sekedar memenuhi kebutuhan pokoknya.

“Kami berharap dengan adanya sedikit bantuan ini, ibu-ibu sekalian tetap tangguh menegakkan perekonomian keluarga. Mudah-mudahan ke depannya kami dapat terus mendampingi hingga usahanya dapat dikelola dengan lebih profesional. Kami juga akan memfasilitasi pembuatan SIUP bagi yang membutuhkan,” tutur Rifky.

Selain ketiga keluarga tersebut, tujuh keluarga lainnya mendapatkan bantuan modal dengan wujud yang berbeda beda, sesuai kebutuhan masing-masing penerima manfaat. Di antaranya ada yang mendapat bantuan berupa gerobak, ada yang berupa seperangkat booth jualan, dan macam-macam keperluan yang di butuhkan.

Rep. Aldiansyah Nurrahman