Sabtu, 7 Desember 2019
10 Rabi‘ at-akhir 1441 H
Home / Lifestyle / Dompet Dhuafa Ajak Blogger Bahagia dengan Berwakaf
Selain blogger, 20 penulis lainnya turut hadir dan menyimak penjelasan wakaf produktif.

Sharianews.com, Bogor ~ Dompet Dhuafa mengajak blogger-blogger Indonesia mengenal lebih dalam tentang wakaf dan manfaatnya. Hal tersebut dilaksanakan dalam acara 'Blogger Meet Up' di aula sekolah SMART Ekselensia, Parung, Rabu (2/10).

Sebanyak 52 Blogger menghadiri acara tersebut. Selain blogger, 20 penulis lainnya turut hadir dan menyimak penjelasan wakaf produktif tersebut.

Bobby P. Manullang selaku General Manager Wakaf Mobilization Dompet Dhuafa menjelaskan apa itu wakaf produktif. Yaitu wakaf dengan pengelolaan oleh nazir guna pengembangan ekonomi umat.

Wakaf memiliki makna menahan harta, yang dimaksud adalah harta atau benda wakaf ditahan pokoknya dan tidak boleh berkurang, sedangkan hasil dari pengelolaan aset wakaf tersebutlah yang akan dimanfaatkan oleh umat.

Lebih dalam Bobby memaparkan wakaf identik dengan ibadahnya orang kaya. Selain itu wakaf sejauh ini lazim dikerjakan dalam bilangan-bilangan besar. Seseorang enggan berwakaf jika hanya 10 ribu saja. "Itu mah cuman sedekah di masjid," begitulah Bobby menggambarkan pikiran masyarakat jika disuruh wakaf dengan hanya Rp10ribu.

Dari perspektif di atas masyarakat akhirnya memilih menunaikan yang wajib terlebih dahulu dan yang memiliki nilai kecil, seperti zakat, infak, dan sedekah. "Padahal wakaf sebenarnya lebih fleksibel dari ketiga jenis filantropi itu," paparnya.

Melalui platform 'Wake up Wakaf' , Dompet Dhuafa menargetkan satu juta wakif dengan nominal wakaf Rp10ribu rupiah. Jika dihitung Rp10ribu dikalikan satu juta, maka maka akan ketemu angka 10 miliyar.

"Kita tidak menargetkan jumlah besar saat ini, tapi jumlah yang banyak. Jika jumlah besar kita sudah dapatkan itu, bahkan ada kemarin nenek-nenek berwakaf uang ratusan juga. Hal semacam itu sudah sering di Dompet Dhuafa. Yang kami targetkan adalah nominal kecil tapi jumlahnya banyak," terang Bobby.

Benar, jika gerakan satu juta wakif tersebut terwujud, maka jutaan umat juga akan mendapatkan manfaatnya. Jika satu bulan mencapai satu milyar, maka selama tiga bulan bisa membangun rumah sakit gratis bagi duafa dengan pelayanan bintang lima.

Selain rumah sakit, banyak aset produktif lainnya yang menjadi target Dompet Dhuafa, seperti sekolah, perkebunan, pertanian, pertanian, swalayan, bahkan jika memungkinkan Dompet Dhuafa akan membangun fasilitas komersial di atas tanah wakaf, yang value-nya akan dimanfaatkan oleh masyarakat luas.

“Alhamdulillah dengan mengajak para blogger termasuk saya, ini menjadi edukasi dan informasi yang positif tentang manfaat wakaf bagi masyarakat sekitar, tidak hanya itu pengembangan wakaf cukup signifikan dalam membangun ekonomi sebuah bangsa, hal ini terbukti dengan adanya kawasan Zona Madina yang tercipta oleh Dompet Dhuafa," ujar Dewi salah satu peserta blogger. (*)

Reporter: Romy Syawal Editor: Achi Hartoyo