Minggu, 19 Januari 2020
24 Jumada al-ula 1441 H
Home / Lifestyle / Djampang Charity Run 2, Pengenalan Desa Pemberdayaan Hingga Donasi Peduli
Para pegiat zakat mulai dari dompet dhuafa, Baznas, KNKS, saat membuka acara Djampang Charity Run. foto/dok.dompetdhuafa
Djampang Charity Run 2 merupakan event ke 2 yang diikuti kurang lebih dari 1000 peserta Se-Jabodetabek.

Sharianews.com, Bogor ~ Dompet Dhuafa mengajak masyarakat hidup sehat melalui Djampang Charity Run 2 sambil mengenalkan Desa pemberdayaan di Kawasan Zona Madina, Kemang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

“Selain untuk mendukung gerakan Indonesia Sehat, acara ini juga untuk mengajak kepada semua lapisan masyarakat untuk peduli dengan korban bencana di Indonesia dengan berdonasi sekaligus mengenalkan Desa Pemberdayaan kepada 1000 pelari ”ucap Yuli Pujihardi selaku Direktur Zona Madina. Ahad (24/11).

Djampang Charity Run 2 merupakan event ke 2 yang diikuti kurang lebih dari 1000 peserta Se-Jabodetabek mulai dari pelajar, mahasiswa, pelari, komunitas lari, influencer, atlit dan seluruh amil serta karyawan Dompet Dhuafa. Tahun ini Djampang Charity Run 2 turut mengajak 150 anak SD “kids fun run” yang berusia 7 sampai 11 th dari 4 kecamatan yang meliputi kawasan Zona Madina.

Bertemakan "Fun Run" Djampang Charity Run 2 juga dihadiri oleh M. Arifin Purwakananta selaku Direktur Umum Badan Zakat Nasional, Ahmad Juwaini selaku Direktur Bidang Keuangan lnklusif, Dana Sosial Keagamaan KNKS, Drs. Nana Mulyana, M.Si selaku Camat Kemang, Yuli Pujihardi selaku Direktur Zona Madina dan Yuniarko Direktur Mobilisasi Wakaf Dompet Dhuafa.

Peserta dewasa melewati rute sejauh 7,5 Km sedangkan para peserta anak-anak melewati rute sejauh satu kilometer dengan rute mengelilingi desa pemberdayaan sentra tahu iwul, sentra ikan hias, kampoeng Inggris Djampang, sentra kambing dan domba hingga budidaya jamur yang berada di Kawasan Zona Madina Dompet Dhuafa.

"Selamat kepada Dompet Dhuafa yang telah menyelenggarakan Djampang Charity Run 2 dan sukses dihadiri oleh banyak  peserta baik yang 7,5 K maupun 1 K, ini kegiatan yang baik perlu dilanjutkan di masa datang untuk mendorong masyarakat peduli dengan zakat, kepedulian dan kebersamaan serta sehat karena kita harus hidup produktif dan sehat untuk menuju indonesia yang lebih baik dimasa yang akan datang," ucap Arifin Purwakananta selaku Direktur Umum Badan Zakat Nasional.

Para peserta Djampang Charity Run 2 dapat berdonasi untuk korban bencana di Indonesia. Sebelum berlari para peserta diberikan race pack yang berisi perlengkapan lari, seperti kaos, nomer lari, dan nomer undian peserta. Peserta yang cepat akan mendapatkan medali dan apresiasi dari panitia, selain itu panitia memberikan refresment (sarapan) bagi peserta yang telah berlari.

Andik (24) asal Cilodong menceritakan ini kali pertama dirinya mengikuti lari marathon di Djampang.

"Menarik sih, katanya rute larinya melewati kawasan wisata Jampang. Ternyata benar, kami para pelari melewati perkebunan, pertanian, peternakan, dan kawasan-kawasan pemberdayaan Zona Madina lainnya. Seru juga sebenarnya. Mudah-mudahan ke depannya bisa lebih meriah lagi dan Djampang Charity Run bisa menjadi ajang marathon bergengsi," ucap Andik.

Zona Madina merupakan kawasan pemberdayaan masyarakat umat terpadu yang meliputi 13 desa dalam 4 kecamatan semakin berkembangnya program pemberdayaan yang dilakukan, maka masyarakat luas juga harus semakin melihat dampak dari pemberdayaan dari dana zakat, infak, sedekah, dan wakaf. (*)

Reporter: Romy Syawal Editor: Achi Hartoyo