Minggu, 27 September 2020
10 Ṣafar 1442 H
Home / Ziswaf / Diimbau Daging Kurban Lebih Banyak Dibagikan ke Fakir Miskin
Foto dok. Pexels
Di situasi sekarang, dianjurkan sebanyak mungkin dibagikan kepada fakir miskin

Sharianews.com, Jakarta - Menteri Agama Fachrul Razi berharap daging kurban bisa dibagikan lebih banyak ke fakir miskin. Menurutnya, daging kurban sebagian boleh dimakan oleh orang yang berkurban, termasuk dibagikan kepada kerabat dan tetangga.

"Di situasi sekarang, dianjurkan sebanyak mungkin dibagikan kepada fakir miskin," jelasnya menegaskan dalam webinar Ngobrol Seru tentang Adaptasi Kebiasaan Baru di Lembaga Pendidikan Islam, Kamis (23/7).

Ia mengimbau masyarakat yang mampu secara ekonomi untuk berkurban. Terlebih saat ini banyak yang membutuhkan.

Terkait potensi kerumunan saat pemotongan hewan kurban, ia menegaskan bahwa pihaknya telah menerbitkan Surat Edaran (SE).

Dalam SE tersebut, dijelaskan bahwa pemotongan hewan kurban harus memenuhi protokol kesehatan. Aturannya antara lain, harus menggunakan peralatan sendiri, menjaga jarak, dilakukan di tempat terbuka, dan memakai masker.

"Pembagian kurban sebaiknya diantar ke rumah masing-masing, untuk menghindari kerumunan. Memang kerja akan lebih banyak sedikit, tapi lebih aman dan pahalanya juga lebih," ujar Fachrul.

Lebih lanjut, ia berpesan tentang pentingnya kepedulian di tengah pandemi.Seperti pesan Nabi, bahwa bukan umatku, orang yang tidur dengan tenang padahal ada tetangganya yang kelaparan.

Iduladha 1441H berada dalam suasana berbeda dari biasanya, seiring pandemi Covid-19. Pandemi ini juga berdampak pada sektor ekonomi masyarakat.

Sebagai informasi, pemerintah menetapkan Hari Raya Iduladha 1441 H jatuh pada Jumat, 31 Juli 2020. Ketetapan ini diambil setelah mempertimbangkan hasil hisab posisi hilal dan laporan rukyatul hilal.

Menteri Agama Fachrul Razi mengatakan lebih 12 pemantau mengatakan melihat hilal dan telah disumpah. Rukyatul Hilal ini mengkonfirmasi hasil hisab bahwa hilal di seluruh Indonesia berada di atas ufuk, antara 6 derajat 51 menit sampai dengan 8 derajat 42 menit.

“Berdasarkan itu, sidang secara mufakat menetapkan 1 Zulhijjah 1441H jatuh pada Rabu, 22 Juli 2020. Dan Idul Adha yang bertepatan dengan 10 Zulhijjah 1441H jatuh pada Jum’at, 31 Juli 2020,” pungkasnya.

Rep. Aldiansyah Nurrahman