Senin, 16 September 2019
17 Muḥarram 1441 H
Home / Lifestyle / Deretan Pesepak Bola Muslim Eropa yang Tetap Berpuasa saat Bertanding
FOTO I Dok. standard.co.uk
“Lebih sulit bagi para pemain dari Eropa daripada dari Timur Tengah atau Asia. Di Timur Tengah, sepak bola menyesuaikan dengan Ramadan. Ada jadwal pertandingan yang digelar tengah malam dan sesi latihan pukul 10 malam,” kata Nick Worth, Direktur Medis klub Al Jazira

Sharianews.com, Bulan Ramadan memang semestinya tidak menjadi penghalang untuk beraktivitas. Termasuk melakukan kegiatan olah raga yang menguras fisik, seperti bermain sepak bola.

Bagi pesepak bola Muslim asal Indonesia yang memiliki durasi waktu puasa 12 jam, mungkin tidak sesulit bila dibandingkan dengan atlet Muslim dari negara lain.

Namun, bagaimana dengan para pemain sepak bola Muslim yang mempersiapkan diri untuk memulai ajang bergengsi di Indonesia, Liga I 2019 yang akan dilaksanakan 15 Mei mendatang. Berlaga di saat bulan Ramadan, tentunya membutuhkan ekstra energi.

Sementara dengan durasi waktu puasa yang mencapai 16 sampai 20 jam, mengharuskan pemain Muslim dari Eropa membutuhkan cara untuk mengatasi kompleksitas waktu bermain dan berlatih dengan kewajiban menjalankan perintah agama.

“Lebih sulit bagi para pemain dari Eropa daripada dari Timur Tengah atau Asia. Di Timur Tengah, sepak bola menyesuaikan dengan Ramadan. Ada jadwal pertandingan yang digelar tengah malam dan sesi latihan pukul 10 malam,” kata Nick Worth, Direktur Medis klub Al Jazira, melansir dari football5star.com.

Berikut deretan pemain sepak bola Muslim Eropa, yang memilih untuk tetap berpuasa di tengah pertandingan sepak bola:

Mesut Ozil

Pesebak bola Jerman berdarah Turki ini memang dikenal sebagai pemain yang relijius. Mantan pemain klub Real Madrid yang kini berada di klub Arsenal seringkali tertangkap kamera tengah berdoa sebelum memulai pertandingan.

Bahkan, saat pertandingan uji coba antara Jerman melawan Austria di bulan Ramadan 2018 lalu, Ozil mengaku tengah berpuasa. Begitu pula pada Ramadan 2019 ini, Ozil mengaku akan berusaha puasa sebagaimana umat Muslim lain, sekalipun tengah bertanding.

Mohamed Salah

Andalan Liverpool asal Mesir, Mohamed Salah, dikenal publik sebagai pemain yang sering memperlihatkan identitas keislamannya, baik di dalam maupun luar lapangan. Gaya khasnya adalah melakukan sujud syukur setelah melakukan gol dan berdoa sebelum pertandingan berlangsung.

Sebagai Muslim yang taat, Salah tidak pernah ketinggalan puasa di bulan Ramadan sekalipun dalam pertandingan, kecuali dalam keadaan uzur. Salah satu pertandingannya saat puasa, yaitu ketika Leverpool bertanding melawan Real Madrid pada Liga Champions 2017/2018 lalu. Salah pun mengaku senang dan siap akan melaksanakan puasa satu bulan penuh di 2019 ini.

Paul Pogba

Pesepak bola muslim lainya yang juga bermain di liga premier adalah Paul Pogba. Saat ini pemain asal Perancis keturunan Afrika, tengah tergabung dalam klub Manchester United (MU).

Pogba dikenal sebagai muslim yang taat. Bahkan di hari-hari awal Ramadan 2017 lalu, ia menyambut bulan suci dengan beribadah umrah. Ia pun menyatakan akan menjalankan Ramadan 2019 dengan baik, karena perintah agama.

Franck Ribery

Pemain klub Bayern Munchen yang bermain untuk Liga Jerman ini, merupakan mualaf pada tahun 2002. Setelah masuk Islam, Ribery pun memiliki nama lain yakni Bilal Yusuf Mohammed.

Sebagai Muslim baru yang taat, ia juga pernah menolak untuk minum bir saat perayaan juara Bayern Munchen. Tahun 2012 lalu, Ribery pun telah melaksanakan ibadah umrah dan menyambut dengan gembira Ramadan 1440 Hijriyah.

Demba Ba

Demba Ba merupakan pemain Muslim asal Senegal yang juga dikenal taat beragama. Mantan bintang Chelsea yang kini bermain di Liga Turki ini sangat identik dengan selebrasi sujud setelah mencetak gol.

Setiap kali menghadapi Ramadan, ia mengaku selalu antusias berpuasa. Begitulah sosok Demba Ba yang bisa dibilang tanpa kompromi untuk urusan agama.

Bahkan, ia pernah menolak kebijakan klub saat bermain di Chelsea yang saat itu tidak menyarankan pemainnya berpuasa saat Ramadan. Demba tetap memilih untuk berpuasa sekalipun tengah dalam pertandingan. (*)

 

Reporter: Fathia Rahma Editor: Achi Hartoyo