Jumat, 13 Desember 2019
16 Rabi‘ at-akhir 1441 H
Home / Ekbis / CIMA Luncurkan Program Sertifikasi Keuangan Syariah di Indonesia
Foto/dok.medcom
Country Manager Indonesia The Association of International Certified Professional Accountants Dwi Putra Widiyanto menjelaskan perbedaan dengan lembaga sertifikasi lain yang sudah ada.

Sharianews.com, Jakarta ~ The Chartered Institute of Management Accountants (CIMA) resmi meluncurkan program sertifikasi keuangan syariah di Indonesia.

Country Manager Indonesia The Association of International Certified Professional Accountants Dwi Putra Widiyanto menjelaskan perbedaan dengan lembaga sertifikasi lain yang sudah ada.

"Yang kita highlight yang pasti global recognition-nya, ada beberapa scholar dari Indonesia yang mengambil CDIF dan berkarir di luar negeri," ujarnya di sela peluncuran.

Dwi mencontohkan, jika berbicara standar akademik antar-universitas pasti berbeda.

"Namun kalau ngomongin personal qualification mau ambil di Indonesia, UK, Malaysia, semua akan sama standarnya, jadi kita pengin global standarnya bisa bersaing tidak hanya di lokal tapi juga di internasional," tutur Dwi.

Kehadiran program ini merupakan salah satu upaya guna mengembangkan industri keuangan syariah di Indonesia. Sertifikasi ini diharapkan juga dapat memaksimalkan pasar keuangan syariah Indonesia yang menurut CIMA hingga saat ini baru mencakup lima persen dari seluruh industri keuangan di Indonesia.

Berdasarkan keterangan yang diterima, kendati pemerintah telah merancang Masterplan Ekonomi Syariah Indonesia (MEKSI) 2019-2024, masih ada sejumlah faktor yang menghambat progres industri keuangan syariah domestik. Salah satunya adalah minimnya sertifikasi profesional khusus pelaku bidang keuangan syariah.

Data dari LSP Islamic Finance pada 2018 mencatat, dari seluruh institusi keuangan syariah lokal, Indonesia hanya memiliki 231 pakar keuangan syariah yang tersertifikasi.

Ada empat program kualifikasi yang dibuka oleh CIMA. Keempatnya adalah Hukum Komersil Syariah; Sertifikasi Takaful dalam Pasar Modal dan Instrumen Syariah; Perbankan Syariah; serta Sertifikasi Akuntansi untuk Institusi Keuangan Syariah.

Program yang bersifat dalam jaringan (online) ini diharapkan memudahkan baik pelaku industri keuangan syariah yang baru ataupun profesional. Selain mendapatkan sertifikasi berstandar internasional, mereka dapat mengembangkan kemampuan dalam industri yang semakin berkembang.(*)

 

Reporter: Romy Syawal Editor: Achi Hartoyo