Minggu, 12 Juli 2020
22 Thu al-Qa‘dah 1441 H
Home / Ziswaf / Cegah Virus Corona, Ini Tips dari Dompet Dhuafa
Dari data ArcGIS Rabu (4/3) pagi, terdapat 92.818 kasus corona di seluruh dunia, dengan total korban tewas mencapai 3.159 dan 48.201 dinyatakan sembuh.

Sharianews.com, Jakarta ~ Virus corona atau Covid-19 telah resmi masuk ke wilayah Indonesia. Presiden Joko Widodo secara resmi mengumumkan kasus positif corona pertama di Indonesia, pada Senin (2/3) kemarin. 

Dari data ArcGIS Rabu (4/3) pagi, terdapat 92.818 kasus corona di seluruh dunia, dengan total korban tewas mencapai 3.159 dan 48.201 dinyatakan sembuh. Tim Dompet Dhuafa melalui kanal informasi dan sosial media, telah melakukan berbagai penyebaran informasi terkait pencegahan virus corona

GM Kesehatan Dompet Dhuafa, Yenny Purnamasari mengatakan, pencegahan yang paling efektif adalah menerapkan pola hidup bersih dan sehat. Pencegahan spesifik yang dapat dilakukan Hindari kontak langsung tanpa terproteksi dengan orang sakit dan satwa liar. Banyak yang merasa khawatir dan takut berlebihan dengan adanya virus corona.

“Virus hanya bisa berkembang pada tubuh dengan daya tahan tubuh rendah. Oleh karena itu, banyak makan yang sehat dan penuhi nutrisi tubuh dan perbanyak olahraga. Sehingga kondisi tubuh terus fit,” ucap Yenny.

Menurutnya, wabah virus ini menjadi penyadaran kepada masyarakat, bahwa perilaku hidup bersih dan sehat tidak dapat dilepaskan dari kehidupan sehari-hari dan perlu terus dikampanyekan kepada khalayak luas.

Kesadaran masyarakat ini tidak saja akan mencegah Covid 2019 tapi juga banyak penyakit lain yang bisa dicegah, seperti penyakit TBC, penyakit tidak menular dan lainnya. Virus corona merupakan varians baru yang berbeda dari MERS-CoV dan SARS-CoV, termasuk virus RNA yang bereplikasi pada sel hidup, melalui reseptor sel epitel paru, mukosa hidung dan mulut serta usus halus. Sehingga disebut juga zoonosis atau virus yang menyebar dari hewan ke manusia dan dapat terjadi juga penularan antarmanusia dengan kondisi tertentu.

Gejala yang muncul (Common Human Corona symptoms) adalah demam, bersin, nyeri tenggorokan, sakit kepala, sesak nafas, letih lesu dan diare. Selain itu, pada kasus yang berat menunjukan gejala SARI (Severe Acute Respiratory Infection) seperti pneumonia.

Masa inkubasi virus ini dari terinfeksi sampai menimbulkan penyakit selama 2-14 hari, peneliti di China menyebutkan sampai dengan 24 hari. WHO telah menetapkan keadaan tersebut sebagai Situasi Darurat Global atau Public Health Emergency of International Concern (PHEIC).

PHEIC diartikan sebagai peristiwa luar biasa yang menjadi risiko kesehatan publik bagi negara lain melalui penyebaran penyakit internasional serta memerlukan respons internasional yang terkoordinasi.

Kewaspadaan dan kesiapsiagaan di semua negara diperlukan. Masyarakat perlu diedukasi dan diberikan informasi yang benar dan cara pencegahan yang tepat. Hal ini supaya tidak terjadi kepanikan berlebihan tetapi tetap waspada dan dapat mencegah penyebaran virus ini, Dompet Dhuafa juga mengimbau kepada masyarakat jika ingin mengetahui dan memiliki informasi tentang Covid-19, dapat menghubungi layanan hotline KLB Kementerian Kesehatan. Telephone (021) 521-0411 & 0812-1212-3119 atau melalui layanan WhatsApp 0877-7759-1097. (*)

 

Reporter: Aldiansyah Nurrahman Editor: Achi Hartoyo