Minggu, 24 Januari 2021
11 Jumada al-akhirah 1442 H
Home / Lifestyle / Cegah Corona, Menag Imbau Masjid Gulung Karpet
FOTO I Dok. pexels.com
Imbauan agar menggulung karpet dan melakukan pembersihan menyeluruh tersebut, merupakan arahan dari Presiden Joko Widodo.

Sharianews.com, Jakarta ~ Pemerintah mengimbau kepada seluruh pengurus masjid di tanah air untuk mensterilkan lingkungan masjid sebagai upaya mengurangi risiko penularan penyakit virus corona (Covid-19).

Demikian disampaikan Menteri Agama (Menag), Fachrul Razi, usai mendampinggi Presiden Joko Widodo, di Masjid Istiqlal, Jakarta, Jumat (13/3). "Kami mengimbau seluruh masjid di tanah air untuk menggulung karpet dan melakukan pembersihan secara menyeluruh guna memberikan rasa nyaman dari risiko penularan virus corona kepada umat dalam menjalankan ibadah," sambungnya.

Imbauan agar menggulung karpet dan melakukan pembersihan menyeluruh tersebut, merupakan arahan dari Presiden Joko Widodo. Selain menggulung karpet, Fachrul juga mengimbau setiap masjid dilengkapi dengan alat deteksi suhu tubuh.

"Kalau suhu tubuhnya dinyatakan tidak normal maka disarankan jemaah tidak memasuki masjid demi kenyamanan dan kesehatan jemaah lainnya. Insyaallah bila tidak ada perubahan, penyelengaraan buka puasa Ramadan, salat Tarawih serta shalat Witir tahun ini dapat digelar di Masjid Istiqlal," kata Fachrul.

Masyarakat yang terdeteksi memiliki suhu 38°celcius ke atas, Berdasarkan Protokol Penanganan Covid19 di Area dan Transportasi Publik yang dikeluarkan Kantor Staf Presiden (KSP) pada 6 Maret 2020, dianjurkan untuk segera memeriksakan kondisi tubuh ke fasilitas pelayanan kesehatan. Mereka juga tidak diperkenankan memasuki tempat umum atau menggunakan transportasi umum.

Terkait imbauan pembersihan masjid dan menggulung karpet tersebut, pihaknya akan mengintruksikan kepada jajaran Kemenag di provinsi hingga kabupaten untuk segera menindaklanjuti imbauan pembersihan masjid, sebagai upaya mengurangi risiko penularan penyakit virus corona. (*)

 

Reporter: Aldiansyah Nurrahman Editor: Achi Hartoyo