Sabtu, 28 November 2020
13 Rabi‘ at-akhir 1442 H
Home / Ziswaf / BWI Ungkap Tantangan Wakaf Saham Bagi Nazir
Foto/dok.romy
Muhammad Nuh, ketua Badan Wakaf Indonesia (BWI) mengungkapkan beberapa tantangan nazir terhadap instrumen wakaf saham yang diberikan dari wakif.

Sharianews.com, Jakarta ~ Wakaf saham bisa digunakan sebagai instrumen wakaf oleh umat Muslim, tetapi wakaf yang disebut 'bergerak' tersebut juga mempunyai tantangan tersendiri dalam mengelolanya.

Muhammad Nuh, ketua Badan Wakaf Indonesia (BWI) mengungkapkan beberapa tantangan nazir terhadap instrumen wakaf saham yang diberikan dari wakif.

"Tantangan urusan nazir sangat luar biasa, kalau kita saat ini membahas dalam konteks wakaf saham, maka nazirnya pun harus tahu tentang saham, kalau dia tidak tahu karakter saham terus ngelola saham gimana ceritanya," ujarnya di Jakarta beberapa waktu lalu.

BWI selaku dari pihak regulator menjelaskan begitu ada produk baru, lebih lanjut dikatakan Nuh, maka akan ada tiga faktor efek domino sekaligus.

Pertama, untuk meningkatkan literasi publik terhadap wakaf saham tersebut, sehingga publik memiliki tingkat literasi yang bagus dan berdampak positif pada BWI dan bursa efek.

 "Karena orang sudah aware tentang persahaman," imbuh Muhammad Nuh.

Kedua, BWI sebagai pimpinan puncak regulasi perwakafan diwajibkan untuk belajar mengenai saham.

"Minimal seluruh peluang kita manfaatkan, sepanjang kaidah syarinya terpenuhi," sambung Nuh.

Ketiga, BWI diharapkan dapat memberikan pelatihan atau training kepada para nazir sehingga memiliki pemahaman yang baik. BWI dapat dijadikan sebagai rumah untuk mengembangkan keilmuan.

"Sehingga yang tadinya orang belum paham betul tentang saham dan sebagainya, maka melalui kegiatan forum ini, insyaallah akan menjadi produk keilmuan kita," tutup Muhammad Nuh. (*)

 

Reporter: Romy Syawal Editor: Achi Hartoyo