Rabu, 12 Agustus 2020
23 Thu al-Hijjah 1441 H
Home / Ziswaf / Budidaya Ikan Makin Diminati di Tengah Pandemi Covid-19
Program kebun pangan keluarga berupa budidaya ikan di dalam ember (Budikdamber) yang dilakukan oleh Dompet Dhuafa Waspada semakin diminati berbagai kalangan masyarakat di tengah pandemi Covid-19. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya kunjungan berbagai kalangan masyarakat untuk melihat kebun pangan keluarga ini secara langsung.

Sharianews.com, Medan - Program kebun pangan keluarga berupa budidaya ikan di dalam ember (Budikdamber) yang dilakukan oleh Dompet Dhuafa Waspada semakin diminati berbagai kalangan masyarakat di tengah pandemi Covid-19. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya kunjungan berbagai kalangan masyarakat untuk melihat kebun pangan keluarga ini secara langsung.

Pimpinan Dompet Dhuafa Waspada Sulaiman mengatakan sejak pertama kebun pangan keluarga dibuat memang sudah ramai kunjungan dari berbagai macam kalangan masyarakat, ada dari pemerintah, komunitas, peternak lele, karyawan kantor, sesama lembaga zakat, lalu ada juga masyarakat umum, terakhir kunjungan dari Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) di Kota Medan dan PT Bank Sumatera Utara.

Budidaya ikan lele di dalam ember ini, mendorong masyarakat untuk melaksanakan anjuran pemerintah dengan beraktivitas di rumah. Masyarakat juga mendapatkan kegiatan positif dan produktif selama mereka di rumah. Diharapkan dengan langkah tersebut, mata rantai penularan virus Covid-19 bisa terputus.

“Kita turut senang atas berbagai kunjungan yang datang ke kantor untuk melihat langsung program kebun pangan keluarga dengan Budikdamber ini. Selain itu, kami  berterima kasih atas berbagai kunjungan yang datang, artinya masyarakat memang berminat. Harapan kita memang bisa langsung diaplikasikan, karena sebagai tujuan awal program ini dirancang untuk bisa menjaga ketahanan pangan keluarga di rumah masing-masing,” lanjut Sulaiman, dalam keterangannya kepada Sharianews.com, Minggu (7/6).

Menjaga kestabilan pangan di masa Covid-19 ini, membuat Dompet Dhuafa Waspada telah melakukan pelatihan budidaya ikan lele di dalam ember dan menanam sayuran kepada lapisan masyarakat. pelatihan ini untuk menjaga  ketahanan pangan yang memanfaatkan lahan kecil di rumah untuk memasok nutrisi harian secara mandiri. Dengan demikian ketahanan pangan masyarakat teratasi, kebutuhan nutrisi terpenuhi, dan kesehatan keluarga terlindungi.

Sementara itu, Pengawas Unit Pengelola Zakat (UPZ) PT Bank Sumut Sekaligus BKM Masjid Al-Falah, Kaswinata merasa salut atas program yang ditangani Dompet Dhuafa Waspada ini. Saat berkunjung, Kaswinta melihat sendiri pengembangan program ternak lele di tangani oleh petugas petugas Dompet Dhuafa Waspada yang bertangan dingin.

Sehingga dapat mematahkan teori para ahli ternak lele yang menyampaikan tingkat kematian 20 persen ternyata itu tidak berlaku di Dompet Dhuafa Waspada, karena tingkat keberhasilan rata-rata setiap ember diatas 95 persen, karena program ini sangat baik untuk diturunkan ke mustahik dan sangat murah bagi muzaki, harapannya program bisa berjalan dengan lancar agar dapat membantu kaum dhuafa dimasa yang serba sulit ini,” jelas Kaswinata.

Dompet Dhuafa mendorong masyarakat untuk menginisiasi bentuk-bentuk pertanian dan peternakan sederhana yang berbasis pekarangan sempit. Sehingga penting dilakukan agar mereka dapat menciptakan kemandirian dalam mencukupi kebutuhan pokok keluarga. Dompet Dhuafa telah menyadari hal tersebut dan mencoba meramu solusi preventif, agar ketahanan pangan bisa ditekan. Langkah preventif tersebut hadir dalam bentuk Kebun Pangan Keluarga. Dompet Dhuafa Waspada juga siap memberikan pelatihan jika dibutuhkan untuk menjaga ketahanan pangan di masa Covid-19.

Rep. Aldiansyah Nurrahman