Sabtu, 7 Desember 2019
10 Rabi‘ at-akhir 1441 H
Home / Keuangan / BRI Syariah Tawarkan Sukuk Tabungan ST005
FOTO I Dok. pegadaian.web.id
Pemasaran ST005 secara daring memudahkan masyarakat dalam berinvestasi.

Sharianews.com, Jakarta ~ PT Bank BRI Syariah Tbk (BRI Syariah) membuka penawaran produk Sukuk Negara Tabungan seri ST005 kepada masyarakat dari masa pembukaan tanggal 8 hingga 21 Agustus 2019 yang dipasarkan secara daring atau online.

Dengan dipasarkan secara daring, menurut Sekretaris Perusahaan BRI Syariah, Indriati Tri Handayani, hal tersebut memudahkan masyarakat dalam berinvestasi. ST005 memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk berinvestasi sekaligus berpartisipasi dalam pembangunan nasional melalui instrumen produk pasar modal yang sesuai dengan prinsip syariah.

“Dewan Syariah Nasional-Majelis Ulama Indonesia telah menerbitkan Opini Syariah, sehingga terdapat kepastian khususnya bagi investor syariah bahwa investasi pada ST005 tidak bertentangan dengan prinsip-prinsip syariah,” jelas Indriati dalam keterangan resminya, Minggu (11/8).

ST005 diterbitkan dengan imbalan minimal 7,4 persen pertahun (floating with floor) mengikuti BI 7-Day Reverse Repo Rate (5,75 persen). ST005 ditawarkan untuk konsumen individu atau ritel mulai dari Rp1juta-Rp3miliar. Nominal tersebut dinilai sangat terjangkau bagi kaum milenial.

ST005 tidak bisa diperdagangkan di pasar sekunder, tetapi bisa dilakukan early redemption minimal satu tahun dengan dijual kembali kepada pemerintah sebesar 50 persen. ST005 memiliki tenor selama dua tahun.

Pemesanan ST-005 hanya bisa dilakukan secara daring melalui aplikasi mobile banking BRISonline dan website esbsn.brisyariah.co.id.

Nasabah hanya perlu datang ke Kantor Cabang BRI Syariah untuk membuka rekening tabungan, selanjutnya bisa melakukan investasi di Sukuk Tabungan ST005. Pembayaran pemesanan ST005 bisa dilakukan melalui BRISonline, internet banking dan teller bank.

Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko, Luky Alfirman mengatakan bahwa investasi ini aman karena diterbitkan pemerintah dan dijamin oleh Undang-Undang.

"Investasi berbasis syariah yang diterbitkan pemerintah ini aman karena dijamin Undang-Undang," jelas Luky. (*)

 

Reporter: Aldiansyah Nurrahman Editor: Achi Hartoyo