Senin, 23 September 2019
24 Muḥarram 1441 H
Home / Ziswaf / BPRS HIK Cibitung Salurkan Dana Zakat Rp1,1 Miliar Melalui Baznas
ketua Unit Pengumpul Zakat (UPZ) BPR Syariah HIK Cibitung, Heriyakto S Hartomo memberikan dana zakat 1,1 Miliar kepada Komisioner Baznas Ustaz Faisal Qosim Lc
"Jadi kami selaku UPZ BPR Syariah HIK Cibitung memberikan bantuan penyaluran sesuai dengan surat At Taubah ayat 60 tentang 8 Asnaf, tetapi yang paling banyak ditemukan di lapangan adalah fakir, miskin, mualaf dan gharimin," sambung Tommy.

Sharianews.com, Jakarta ~ Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) Harta Insan Karimah (HIK) Cibitung menyalurkan dana zakat sebesar Rp1,1 miliar yang diberikan kepada Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) di tahun 2018 kemarin.

Penyerahan dana zakat dilakukan secara simbolis oleh Direktur Utama sekaligus ketua Unit Pengumpul Zakat (UPZ) BPR Syariah HIK Cibitung, Heriyakto S Hartomo kepada Komisioner Baznas Ustaz Faisal Qosim Lc.

"Zakat yang dipungut oleh UPZ BPR Syariah HIK Cibitung diperoleh dari zakat keuntungan perusahaan, zakat gaji pengurus, zakat gaji karyawan, zakat bagi hasil produk tabungan dan deposito," ujar Tommy, corporate affair staf HIK Cibitung kepada Sharianews melalui surat elektronik, Senin (11/2).

Ia menambahkan, dana zakat yang disalurkan merupakan hasil penghimpunan dana ZIS (Zakat, Infaq dan Sedekah) selama 1 tahun periode Januari – Desember tahun berjalan.

Tommy menerangkan, saat ini, BPR Syariah HIK Cibitung memiliki 1 UPZ yang dibentuk oleh Perusahaan, dan diresmikan melalui SK BAZNAS (Nomor. 168 tahun 2017, tanggal, 16 November 2017)

"Artinya sudah memiliki kewenangan tidak hanya mengumpulkan zakat tetapi juga menyalurkan zakat. Dengan mekanisme setor terlebih dahulu 100 persen ke Baznas, kemudian dari baznas mengembalikan 70 persennya untuk kami salurkan sendiri,” ujar Tommy.

Penyaluran zakat oleh BPR Syariah HIK Cibitung disesuaikan dengan surat At Taubah ayat 60 yaitu tentang 8 asnaf.

"Jadi kami selaku UPZ BPR Syariah HIK Cibitung memberikan bantuan penyaluran sesuai dengan surat At Taubah ayat 60 tentang 8 Asnaf, tetapi yang paling banyak ditemukan di lapangan adalah fakir, miskin, mualaf dan gharimin," sambung Tommy.

Selain itu, UPZ BPR Syariah HIK Cibitung juga membuka pintu kepada siapa saja yang ingin mengajukan atau memberikan refrensi penyaluran bantuan ke mustahik dengan adanya survei ke lapangan.

"Agar dana yang harus kami salurkan lebih tepat sasaran dan juga bermanfaat bagi para mustahik," tutup Tommy. (*)

 

 

Reporter: Romy Syawal Editor: Achi Hartoyo