Selasa, 25 Januari 2022
22 Jumada al-akhirah 1443 H
Home / Lifestyle / BPOM Menyatakan Tidak Ada Masalah dalam Vaksin AstraZeneca
Foto dok. Pexels
Penggunaan vaksin AstraZeneca akan tetap dilaksanakan dengan didukung oleh Fatwa MUI

Sharianews.com, Jakarta - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menyatakan tidak ada permasalahan terkait kualitas vaksin secara menyeluruh.

Penggunaan vaksin AstraZeneca akan tetap dilaksanakan dengan didukung oleh Fatwa Mejelis Ulama Indonesia (MUI) terkait kebolehannya pada Fatwa No.14 Tahun 2021.

Tak hanya dengan MUI, Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 BPOM Lucia Rizka Andalusia mengungkapkan BPOM juga telah melakukan pembahasan bersama Komnas Penilai Obat terkait proses vaksinasi menggunakan vaksin AstraZeneca ini. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa manfaat pada pemberian vaksin dapat merangsang pembentukan antibody baik pada usia dewasa maupun lansia.

Lucia Rizka bahkan menjelaskan manfaat pemberian vaksin covid AstraZeneca lebih besar dibandingkan resiko yang ditimbulkan sehingga vaksin ini dapat mulai digunakan.

Terkait efek samping dari penggunaan vaksin, ia menyebutkan kemungkinan adanya kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (IPI) seperti pusing, ngilu di area tangan yang divaksin, dan beberapa gejala ringan lainnya.

Namun baginya, ini adalah efek samping yang ringan, terutama jika mengingat resiko kematian akibat Covid-19 yang saat ini masih jauh lebih tinggi terjadi di Indonesia.

 “Vaksin tidak terkait resiko penggumpalan darah, atau kejadian penggumpalan darah secara keseluruhan pada mereka yang menerima vaksin,” kata dia ketika konferensi pers, Jumat (19/03).

Pihak BPOM dan Kementrian Kesehatan juga berjanji akan melalukan pengawalan ketat pada proses vaksinasi dari mulai saat vaksin keluar dari tempat industri hingga sampai pada masyarakat. Bahkan pihak medis juga akan memantau terkait kemungkinan adanya IPI yang dialami masyarakat nantinya. Oleh karena itu masyarakat diharapkan untuk tidak ragu dan tetap harus mendapat vaksinasi Covid 19 sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan.

Rep. Aldiansyah Nurrahman