Sabtu, 20 Juli 2019
18 Thu al-Qa‘dah 1440 H
Home / Lifestyle / BPOM Anjurkan Panitia Kurban Gunakan Plastik Bening
FOTO I Dok. auranews.id
Penggunaan plastik hitam berpotensi menimbulkan dampak negatif bagi kesehatan.

Sharianews.com, Jakarta ~ Menjelang perayaan Iduladha atau hari raya kurban, penjualan hewan kurban meningkat pesat. Seperti biasa, dalam perayaan tersebut umat Muslim diperintah untuk menyembelih hewan kurban, baik sapi, kambing, unta maupun hewan lainnya.

Dari hasil pemotongan hewan kurban itulah, dagingnya akan dibagikan kepada warga sekitar, terutama para fakir miskin yang layak menerimanya secara merata.

Sayangnya, tidak sedikit panitia kurban yang saat ini masih menggunakan plastik hitam untuk membungkus daging kurban. Seperti yang diketahui, plastik hitam yang digunakan untuk membungkus makanan, berpotensi menimbulkan dampak negatif yang membahayakan bagi kesehatan.

Mengutip penjelasan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) yang dilansir dari akun YouTube Official NET News, penggunaan plastik hitam memang sangat tidak dianjurkan.

Plastik hitam merupakan hasil daur ulang dari berbagai macam plastik yang tidak higenis sehingga berbahaya untuk digunakan.

Selain itu, kandungan karbon pada plastik hitam juga dinilai dapat menyebabkan penyakit ketika menempel pada makanan. Seperti kanker, gangguan hati, gangguan ginjal, bahkan gangguan syaraf. Terlebih untuk makanan basah dan lembab seperti daging kurban yang baru di potong.

Pada dasarnya larangan menggunakan plastik hitam tidak hanya diperuntukkan untuk daging kurban saja, melainkan seluruh jenis makanan. Pasalnya apa yang masuk dalam tubuh akan mempengaruhi daya tahan tubuh secara langsung.

Untuk itu sangat disarankan agar lebih aman dan higenis, BPOM menganjurkan untuk menggunakan plastik yang berwarna putih atau bening untuk membungkus daging kurban tersebut. 

Plastik berwarna bening dinilai aman jika menempel langsung pada daging atau makanan lainnya. Khususnya untuk makanan basah yang mengandung air atau makanan panas. (*)

 

 

Reporter: Fathia Rahma Editor: Achi Hartoyo