Rabu, 3 Maret 2021
20 Rajab 1442 H
Home / Haji umrah / BPKH Kelola Dana Haji Rp143,1 Triliun
Foto dok. Kemenag
Menghasilkan nilai manfaat atau return sebesar Rp7,46 triliun.

Sharianews.com, Jakarta - Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) membukukan dana kelolaan haji di 2020 meningkat 15 persen dari 2019. Dana kelolaan haji pada 2020 tercatat sebesar Rp 143,1 triliun, naik dibanding tahun 2019 yang sebesar Rp 124,32 triliun.

Kepala BPKH Anggito Abimanyu mengatakan pencapaian itu melebihi target dana kelolaan yang ditetapkan oleh BPKH untuk 2020 sebesar Rp139,5 triliun.

Lebih rinci, instrumen dana kelolaan tahun 2020, dana yang diinvestasikan sebesar Rp99,53 triliun atau 69,6 persen dan sisanya 30,4 persen atau Rp43,53 triliun terdapat di penempatan bank syariah. Dari jumlah tersebut menghasilkan nilai manfaat atau return sebesar Rp7,46 triliun.

Anggito beryukur atas pencapaian BPKH itu meski di tengah pandemi Covid-19 dan kontraksi ekonomi yang menerpa seluruh dunia termasuk Indonesia. “BPKH dapat melakukan kelolaan dana haji yang diamanahkan dengan sebaik-baiknya,” tambahnya, dalam konferensi pers, Rabu (13/01).

Lebih lanjut, ia mengatakan untuk pertama kalinya di 2020 lalu, BPKH melakukan investasi di luar negeri berupa penyertaan modal di Awqaf Properties Investment Fund (APIF) yang merupakan sebuah kelolaan dana yang dilakukan Islamic Development Bank. Dana tersebut ditempatkan di proyek-proyek properti berbasis wakaf.

BPKH telah berusia sekitar tiga tahun. Saat pertama kali berdiri, dana kelolaan haji mencapai sekitar Rp100 triliun. Saat ini dana kelolaan mencapai sekitar Rp143,1 triliun. Ia berharap tahun 2021 zona kelola dana haji Rp150 triliun.

Rep. Aldiansyah Nurrahman