Sabtu, 21 September 2019
22 Muḥarram 1441 H
Home / Ekbis / BPJPH Ajak Dosen Kembangkan Sertifikasi Halal
Kepala BPJPH, Sukoso mengatakan akan mengajak perguruan tinggi untuk melakukan sosialisasi. Dosen perguruan tinggi akan diundang BPJPH ntuk dijadikan auditor halal atau calon penyedia halal.

Sharianews.com, Jakarta ~ Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) terus menggenjot pelaksanaan sertifikasi halal. Salah satu cara penerapannya dengan melakukan sosialisasi di lingkungan perguruan tinggi.

Kepala BPJPH, Sukoso mengatakan akan mengajak perguruan tinggi untuk melakukan sosialisasi. Dosen perguruan tinggi akan diundang BPJPH ntuk dijadikan auditor halal atau calon penyedia halal.

"Dia (dosen) adalah pendamping-pendamping untuk memahami konsep halal yang ada di kampus-kampus," jelasnya, dalam acara seminar nasional yang diselenggarakan Universitas Gunadarma, di Jawa Barat, Jumat (5/4).

Sukoso berpendapat, alasan BPJPH menggandeng perguruan tinggi karena tidak mungkin BPJPH bergerak sendiri.

Harapannya, dengan masuk ke pengurangan tinggi, BPJPH bisa mengembangkan dan memberikan pemahaman sertifikasi halal secara bersama-sama. Dengan begitu akan lebih memudahkan masyarakat dalam membuat sertifikasi syariah.

Dalam acara bertajuk Gunadarma Sharia Economic Event 2019 ini, ia mengutarakan, di perguruan tinggi akan dibuat Halal Center. Halal center merupakan tempat bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) untuk medapatkan edukasi seputar produk halal.

Begitu juga dengan Universitas Gunadarma, Sukoso berharap, pihaknya bisa menjalin relasi untuk membangun Halal Center.

Ia juga berpesan, perguruan tinggi harus menyentuh siapapun, termasuk dalam membina UMKM.

Berdasarkan Global Stage Economic Report potensi industri halal lifestyle secara global tercatat mencapai 2 miliar dolar AS pada tahun 2016 dan diproyeksikan akan bertambah menjadi bertambah menjadi 3,1 miliar dolar AS pada 2022.

Dengan besarnya potensi tersebut, tidak heran negara-negara di dunia berlomba-lomba dalam mengambil peluang. Tidak terkecuali Indonesia. Salah satu yang diperlukan agar bisa mengambil peluang tersebut adalah dengan menerapkan sertifikasi halal ke berbagai produk, seperti makanan, fesyen, dan kosmetik. (*)

 

Reporter: Aldiansyah Nurrahman Editor: Achi Hartoyo