Kamis, 27 Juni 2019
24 Shawwal 1440 H
Home / Keuangan / BNI Syariah Targetkan Program KPR Subsidi di Semester Dua Tahun 2019
Untuk merealisasikan program KPR bersubsidi, saat ini BNI Syariah sedang dalam tahapan proses pengembangan dan perizinan program tersebut. 

Sharianews.com, BNI Syariah berencana membuat program rumah bersubsidi atau Kredit Pemilikan Rakyat (KPR) subsidi yang kebetulan sedang digalakkan pemerintah sebagai program perumahan untuk rakyat.

Pemimpin Divisi Bisnis Mikro BNI Syariah, Budi Aristianto mengatakan rumah bersubsidi ada dalam rencana binsis pihaknya, targetnya bisa dilaksanakan pada semester dua tahun depan.

“Tahun 2019 BNI Syariah sudah mulai berkontribusi dalam program pemerintah yaitu perumahan rakyat. InsyaAllah, targetnya kita di 2019 di semester dua sudah launching”jelas Budi, di acara Masyarakat Ekonomi Syariah (MES), di Kantor Pusat MES, Jakarta, Selasa (6/11/2018).

Saat ini, menurut Budi, BNI Syariah sedang dalam tahapan proses pengembangan dan perizinan program tersebut. 

Seperti diberitakan sebelumnya, rumah subsidi adalah program perumahan yang dihadirkan untuk mengatasi persoalan sulitnya memiliki rumah bagi bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Inilah yang menjadi dasar mengapa pemerintah mencanangkan Program Sejuta Rumah.

Pilot projek program tersebut telah diresmikan oleh Presiden Joko Widodo di Ungaran, Jawa Tengah, pada 29 April 2015. Program tersebut,  tersebar di berbagai provinsi yaitu DKI Jakarta, Sumatera Selatan, Sumatera Utara, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Riau, dan Sulawesi Selatan.

Dijelaskan, program sejuta rumah menawarkan uang muka yang sangat ringan dan cicilan bulanan yang terjangkau. Dengan membayar uang muka 1 persen dari dan cicilan ringan yang besarnya tergantung pada jangka waktu pelunasan, masyarakat bisa langsung menghuninya.

Pada tahun 2018, 267.000 unit rumah KPR subsidi ditargetkan dapat disalurkan dengan alokasi anggaran sebesar Rp 6,09 triliun. (*)

 

Reporter: Aldiansyah Nurrahman Editor: Ahmad Kholil