Selasa, 20 Agustus 2019
19 Thu al-Hijjah 1440 H
Home / Keuangan / BNI Syariah Kampanyekan Eco-life Sebagai Gaya Hidup Modern
FOTO I Goodgraceeconmu
Direktur Kepatuhan dan Risiko BNI Syariah Tribuana Tunggadewi mengatakan, penggunaan plastik bisa berakibat pada kelangsungan ekosistem makhluk hidup baik manusia, hewan dan tumbuhan. Kandungan di dalam plastik yang sulit dihancurkan, akan mengendap dalam tanah dan merusak ekosistem.

Sharianews.com, Jakarta ~ BNI Syariah menyelenggarakan Hasanah Earth Day 2019 bertepatan dengan Hari Bumi Internasional di Jakarta, Senin (22/4). Acara dengan tema "We Take our Earth Seriously" ini mengambil isu penggunaan plastik.

Direktur Kepatuhan dan Risiko BNI Syariah Tribuana Tunggadewi mengatakan, penggunaan plastik bisa berakibat pada kelangsungan ekosistem makhluk hidup baik manusia, hewan dan tumbuhan. Kandungan di dalam plastik yang sulit dihancurkan, akan mengendap dalam tanah dan merusak ekosistem.

Hasanah Earth Day 2019 merupakan bentuk sinergi dengan pemerintah, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, regulator, praktisi, penggiat dan tokoh lingkungan.

“Kami berharap semakin banyak masyarakat yang mulai menjadikan eco-life sebagai gaya hidup modern. Melalui kegiatan ini, kami mengajak nasabah untuk dapat berpartisipasi dalam melestarikan lingkungan,” tutur Tribuana.

Kegiatan Hasanah Earth Day 2019 meliputi gimmick senilai Rp100 ribu dari BNI Syariah kepada nasabah yang melakukan pembukaan rekening yang dikonversi menjadi donasi berupa uang tunai dan akan diberikan kepada petugas kebersihan di sekitar Kantor Cabang BNI Syariah di seluruh Indonesia, dengan alokasi dana sebesar Rp800 juta.

Selain itu, special gift tumbler untuk 204 nasabah yang melakukan akad pembiayaan konsumer BNI Griya iB Hasanah pada 22 April 2019, serta photo competition yang terbuka bagi pegawai BNI Syariah dan netizen.

Penerapan green banking juga dilakukan oleh manajemen dan pegawai BNI Syariah, dengan membawa tumbler sebagai kebiasaan yang Hasanah dalam bekerja, baik saat rapat di dalam dan luar kantor.

BNI Syariah berupaya mengurangi limbah plastik dan melakukan pengolahan limbah kertas. Menurut data dari Asosiasi Industri Plastik Indonesia dan Badan Pusat Statistik, sampah plastik di Indonesia mencapai 64 juta ton per tahun, di mana sebanyak 3,2 juta ton merupakan sampah plastik yang dibuang ke laut.

“Kami juga telah melakukan pengolahan limbah kertas kantor yang digunakan untuk membiayai kegiatan pemberdayaan anak-anak jalanan dan dhuafa”, tutup Tribuana.

BNI Syariah berkomitmen untuk memperhatikan aspek sosial lingkungan dalam penyaluran dana zakat. Pada 2018 lalu, dana yang telah disalurkan untuk kegiatan sosial lingkungan sekitar Rp2,2 miliar.

Dana tersebut merupakan bagian dari alokasi penyaluran dana BNI Syariah ke beberapa sektor. Secara total, pada tahun lalu penyaluran zakat BNI Syariah tahun 2018 di sektor pendidikan, kemanusiaan, ekonomi dan dakwah sebesar Rp13,37 miliar. (*)

 

Reporter: Aldiansyah Nurrahman Editor: Achi Hartoyo