Sabtu, 20 April 2019
15 Sha‘ban 1440 H
FOTO I Dok. sharianews.com
Sebagai gambaran, sampai saat ini total rumah sakit dan insititusi pendidikan kesehatan yang sudah menjadi anggota MUKISI sebanyak 263.

Sharianews, Jakarta ~ BNI Syariah melihat bisnis industri halal termasuk halal healthcare mempunyai potensi yang cukup besar. Hal ini seiring dengan meningkatnya jumlah penduduk kelas menengah di Indonesia.

Pertumbuhan kelas menengah Muslim di Indonesia telah mendorong berkembangnya industri-industri terkait pemenuhan kebutuhan masyarakat Muslim, di antaranya yaitu Islamic fashion, halal food, haji, umrah, halal tourism, Islamic education, Ziswaf atau zakat infaq dan sedekah serta kesadaran pentingnya aspek kehalalan dalam sektor kesehatan.

Dengan latar belakang ini, BNI Syariah memutuskan untuk menjadi sponsor acara 2nd International Islamic Healthcare Conference and Expo (IHEX) pada 21-23 Maret 2019 di Jakarta Convention Center. Acara ini diselenggarakan oleh perhimpunan rumah sakit Islam (RSI) Indonesia yaitu Majelis Upaya Kesehatan Islam Indonesia (MUKISI) yang dihadiri 1.000 orang peserta dari seluruh nusantara.

Dalam acara ini dilaksanakan launching Program Cepat Umrah BNI Syariah. Program ini merupakan produk pembiayaan umrah yang ditujukan bagi dokter dan staff rumah sakit syariah, serta dapat diangsur dengan jangka waktu tertentu.

Melalui progam tersebut, BNI Syariah berkomitmen untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat yang ingin berangkat umrah dengan lebih cepat, aman, nyaman, dan tentram.

Ketua Panitia 2nd IHEX 2019 Burhanuddin HD juga menjelaskan tentang kebangkitan rumah sakit syariah di Indonesia.

"Selain itu, dalam acara ini juga ada pembahasan mengenai sertifikasi rumah sakit syariah dan update perkembangan teknologi pelayanan kesehatan yang berjalin produk halal yaitu Islamic healthcare dan halal product," ungkap Burhanuddin, Kamis (21/3).

Pada kesempatan yang sama Pemimpin Divisi Dana Retail BNI Syariah, Bambang Sutrisno berharap kerja sama BNI Syariah dengan MUKISI dapat meningkatkan pertumbuhan ekosistem halal di Indonesia. "Semoga ke depan akan semakin banyak rumah sakit syariah yang bekerja sama. Kerjasama ini terkait dengan bisnis pembiayaan dan pendanaan," ujar Bambang.

Sebagai gambaran, sampai saat ini total rumah sakit dan insititusi pendidikan kesehatan yang sudah menjadi anggota MUKISI sebanyak 263.

Potensi bisnis dari kerja sama BNI Syariah dengan perhimpunan RSI Indonesia ini adalah pembiayaan modal kerja/investasi untuk pembangunan, pengembangan rumah sakit serta pembelian alat kesehatan.

Selain itu, kerja sama bisnis ini juga memiliki potensi pendanaan. Terutama dana murah dari giro/deposito dan virtual account pegawai rumah sakit.

Saat ini ada lebih dari 10 RSI anggota MUKISI yang telah menjadi nasabah BNI Syariah dengan total penempatan dana sebesar Rp300 miliar.

10 RSI ini di antaranya: RSI Sultan Agung, RSI Permata Cirebon, RSI Jakarta Pondok Kopi, RSI Jakarta Sukapura, RSI Haji Jakarta, RSI Muhammadian Lamongan, RSI PKU Muhammadiah Yogyakarta dan tiga RSI di Aceh. (*)

Reporter: Aldiansyah Nurrahman Editor: Achi Hartoyo
#BNI Syariah