Minggu, 5 Juli 2020
15 Thu al-Qa‘dah 1441 H
Home / Keuangan / BNI Syariah Genjot Ekonomi Umat Melalui Masjid
Tujuan program Pelatihan Manajemen Masjid “Masjidku Hasanahku” adalah meningkatkan peranan masjid sebagai pusat aktifitas keumatan, baik untuk kegiatan pendidikan, pembinaan, pembentukan karakter, dan aspek lainnya.

Sharianews.com, Yogyakarta ~ Dalam rangka mendukung pemberdayaan ekonomi umat, BNI Syariah berusaha meningkatkan perkembangan ekosistem halal melalui masjid. Salah satunya dilakukan melalui program Goes to Jogokariyan, yaitu studi banding ke masjid bersejarah yang berada di Kampung Jogokariyan, Yogyakarta.

Hadir dalam kesempatan tersebut, Walikota Yogyakarta Haryadi Suyuti, Direktur Utama BNI Syariah, Abdullah Firman Wibowo, Ketua Dewan Masjid Jogokariyan, Ustaz Jazir, SEVP Bisnis Ritel dan Jaringan BNI Syariah Iwan Abdi, Pemimpin Divisi Dana Ritel BNI Syariah Bambang Sutrisno, dan Pemimpin BNI Syariah Wilayah Barat, Edwin Fitrianto.

Dalam acara yang diselenggarakan Sabtu, 2 Maret 2019 ini Firman menjelaskan Program Goes to Jogokariyan merupakan program advance dari Pelatihan Manajemen Masjid “Masjidku Hasanahku”, dimana Goes to Jogokariyan mengundang peserta Pelatihan Manajemen Masjid tahun 2018 dari berbagai wilayah di Indonesia.

Kegiatannya berupa sharing session dan diskusi interaktif bersama Ustaz Jazir mengenai pelaksanaan manajemen masjid dan melihat langsung contoh aktifitas di masjid Jogokariyan.

Tujuan program Pelatihan Manajemen Masjid “Masjidku Hasanahku” adalah meningkatkan peranan masjid sebagai pusat aktifitas keumatan, baik untuk kegiatan pendidikan, pembinaan, pembentukan karakter, dan aspek lainnya.

“Hal ini yang membuat BNI Syariah dan Daarut Tauhiid Peduli bersinergi untuk bisa melestarikan dan mengembangkan masjid melalui program Pelatihan Manajemen Masjid,” ujar Firman, dalam keterangannya, Minggu (3/3).

Menurut Direktur Utama BNI Syariah, Abdullah Firman Wibowo, melalui program ini, BNI Syariah berharap masjid yang ada, bisa digunakan sebagai sarana mencerdaskan dan sebagai pusat kegiatan umat agar lebih produktif, terutama sebagai pusat kegiatan ekonomi masyarakat.

Selain itu, diharapkan program ini dapat mencetak takmir-takmir masjid yang profesional untuk peningkatan kualitas pengelolaan masjid, serta mengoptimalkan peranan masjid di tengah lingkungan masyarakat.

“Semoga hal ini dapat memberikan kontribusi optimal bagi perkembangan ekosistem halal dan berdampak pada pertumbuhan ekonomi nasional,” tutup Firman. (*)

 

Reporter: Aldiansyah Nurrahman Editor: Achi Hartoyo