Minggu, 7 Juni 2020
16 Shawwal 1441 H
Home / Keuangan / BNI Syariah Gelar Pelatihan Masjid di Lhokseumawe
Dengan pelatihan ini, diharapkan bisa mengoptimalkan pengelolaan masjid baik dari segi keuangan, organisasi, penyusunan program dan pengembangan usaha.

Sharianews.com, Lhokseumawe ~ BNI Syariah terus berusaha meningkatkan mengoptimalisasi peran masjid dalam hal manajemen dan keuangan.

Dengan pelatihan ini, diharapkan bisa mengoptimalkan pengelolaan masjid baik dari segi keuangan, organisasi, penyusunan program dan pengembangan usaha.

Selain itu, SEVP Bisnis Ritel dan Jaringan BNI Syariah, Iwan Abdi mengatakan, melalui program ini, BNI Syariah juga membantu masjid mempunyai legalitas dokumen sebagai persyaratan pembukaan rekening di BNI Syariah.

BNI Syariah bersama Yayasan Daarut Tauhiid Peduli, bersinergi mengadakan pelatihan manajemen masjid di Lhokseumawe. Lhokseumawe adalah kota ke-2 yang dipilih BNI Syariah untuk acara Pelatihan Manajemen Masjid di tahun 2019.

Acara yang diselenggarakaan di Hotel Diana, Lhokseumawe, 30 September 2019 ini, diikuti oleh 200 orang peserta perwakilan Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) dari 102 masjid yang tersebar dari Lhokseumawe dan Aceh Utara.

“Ke depan, kami berharap masjid menjadi pusat pengembangan sumber daya, baik untuk kegiatan pendidikan, pembinaan, pembentukan karakter khususnya anak muda dan pemersatu umat aktifitas keumatan,” jelas Iwan, dalam keterangannya Minggu (31/3).

Sementara itu, Staf Ahli Perwakilan Walikota Lhokseumawe, Megrabsyah berharap, peserta pengurus masjid bisa menjadi motivator dan penggerak keaktifan masjid.

"Agar mampu menciptakan masjid yang bisa mengayomi masyarakat, salah satunya di bidang sosial ekonomi," ungkap Mehrabsyah

Selain itu, Asisten dua Perwakilan Bupati Aceh Utara, Saifullah juga berharap acara manajemen masjid bisa diteruskan pada tahun depan. "Masjid harus mampu sebagai benteng akidah, solidaritas dan bangunan pemersatu umat," kata Saifullah.

Pada tahun ini, BNI Syariah menargetkan pelatihan manajemen masjid di 20 kota, dengan jumlah peserta sebanyak empat ribu orang dari dua ribu masjid. Target pelaksanaan Pelatihan Manajemen Masjid 2019 ini lebih tinggi dibanding pelaksanaan pada tahun 2018, yaitu di 10 kota dengan peserta sebanyak 2.284 orang dari 1.256 masjid.

Dua puluh kota ini yaitu Mataram, Lhokseumawe, Pekalongan, Kudus, Palembang, Jambi, Tanjung Karang, Batam, Pekanbaru, Purwokerto, Tasikmalaya, Cirebon, Malang, Jember, Bali, Pontianak, Balikpapan, Banjarmasin, Kendari dan Bogor.

Pada pelaksanaan program pelatihan masjid di 2018, BNI Syariah berhasil meningkatkan pertumbuhan jumlah dan volume rekening masjid di seluruh wilayah lokasi pelaksanaan program.

Hal ini menjadi salah satu penopang portofolio Dana Pihak Ketiga BNI Syariah secara keseluruhan di tahun 2018 mencapai Rp35,50 triliun, tumbuh sebesar 20,82 persen dengan jumlah nasabah mencapai lebih dari tiga juta.

Selain Iwan, acara ini dihadiri oleh Pemimpin Divisi Dana Ritel BNI Syariah Bambang Sutrisno. Kemudian beberapa pejabat Saifullah dan Mehrabsyah. Dalam acara ini juga hadir, Rektor Universitas Malikussaleh, Aceh Utara, Herman Fithra, dan Rektor IAIN Lhoksumawe, Zulfikar Ali Buto.

Bank BUMN syariah ini aktif mendorong peran masjid dalam hal manajemen dan keuangan. Lhokseumawe bukan tempat pertama, sebelumnya BNI Syariah melakukan pelatihan manajemen masjid di Jakarta dan Mataram.

Reporter: Aldiansyah Nurrahman Editor: Achi Hartoyo