Rabu, 1 Februari 2023
11 Rajab 1444 H
Home / Keuangan / BNI Syariah Fasilitasi Virtual Account Hakim di Indonesia
Virtual account dapat meningkatkan transparansi keuangan dan keamanan pada setiap transaksi

Sharianews.com,Jakarta ~  BNI Syariah bekerja sama dengan Mahkamah Agung (MA) memberikan layanan virtual account kepada para hakim yang tergabung dalam organisasi Ikatan Hakim Indonesia (Ikahi)  

SEVP Bisnis Ritel dan Jaringan BNI Syariah Iwan Abdi mengatakan maka aktivitas keuangan Ikahi yang memiliki lebih dari 7.000 anggota di seluruh Indonesia dapat terpantau dengan kode yang tertera dalam setiap transaksi melalui rekening BNI Syariah.

Selain itu virtual account juga dapat meningkatkan transparansi keuangan dan keamanan pada setiap transaksi.

“Ini langkah BNI Syariah untuk rangka meningkatkan porsi dana murah dengan target Dana Pihak Ketiga tahun ini tumbuh sebesar kurang lebih 16 persen dari tahun sebelumnya,” ujar Iwan sesuai menandatangani Perjanjian Kerja sama dengan Ketua Umum Pengurus Pusat Ikahi Suhadi dan Sekretaris Umum Pengurus Pusat Ikahi Kadar Slamet, di Jakarta Senin (4/02).

Menurut Iwan, selama ini BNI Syariah sudah bekerja sama dengan MA yaitu dengan payroll gaji para hakim dan pegawai, fasilitas e-collection untuk biaya perkara kasasi, kerjasama co-branding BNI IB Hasanah Card, dan pembayaran biaya perkara untuk 30 pengadilan tingkat pertama di tiga lingkungan peradilan.

Menurut Iwan, sebagai hasanah banking partner, BNI Syariah bersinergi dengan berbagai pihak dalam memenuhi kebutuhan transaksi perbankan yang hasanah dan sesuai dengan prinsip syariah, termasuk layanan virtual account.

Layanan ini diharapkan ini dapat  memudahkan kontrol pengelolaan keuangan seluruh anggota Ikahi, misalnya dalam hal transfer iuran, pihak keuangan akan mudah me-record berdasarkan kode virtual account tersebut.

“Dari sisi anggota, transfer dapat dilakukan di manapun dan kapanpun melalui e - banking (sms banking, mobile banking, internet banking dan ATM) sehingga meningkatkan kepercayaan masyarakat kepada penegak hukum dengan sistem pembayaran yang transparan dan akuntabel,” jelas Iwan.

Suhadi mengatakan dengan adanya virtual account ini maka pengelolaan keuangan di Ikahi mulai menggunkan sistem digital. Dengan demikian lebih transparan dan akuntabel sehingga bisa mengedepankan keterbukaan informasi bagi masyarakat.

“Semoga kerja sama ini memberikan manfaat bagi kedua belah pihak", pungkasnya.

 

Reporter: Aldiansyah Nurrahman Editor: nazarudin