Rabu, 1 Februari 2023
11 Rajab 1444 H
Home / Keuangan / BNI Syariah Fasilitasi 25 Ribu Civitas Akademika UIN Alauddin Makassar
Sebagai Ibukota Provinsi Sulawesi Selatan, Makassar merupakan kota metropolitan terbesar di kawasan Indonesia Timur dan pada masa lalu pernah menjadi ibukota Negara Indonesia Timur dan Provinsi Sulawesi.

Sharianews.com, Jakarta ~ BNI Syariah menjalin kerja sama dengan UIN Alauddin Makassar. Dalam kerja sama ini BNI Syariah memfasilitasi lebih dari 25 ribu civitas akademika UIN Alauddin Makassar dengan berbagai layanan seperti penerimaan pembayaran biaya pendidikan, payroll untuk dosen dan pegawai.

Selain itu, layanan cash management yang didukung teknologi dan jaringan yang terintegrasi dengan BNI Induk seperti Elektronik Banking (SMS Banking, Internet Banking dan Mobile Banking), Tapcash, VCN (Virtual Card Number), call centre BNI 1500046, ATM di lebih dari 16 ribu ATM BNI, dan lebih dari 1.584 Kantor Cabang BNI yang melayani transaksi syariah (SCO).

SEVP Bisnis Ritel dan Jaringan Iwan Abdi mengatakan BNI Syariah melakukan penandatanganan nota kesepahaman dengan UIN Alauddin Makassar tentang pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat serta penyediaan produk dan jasa layanan perbankan.

Penandatanganan dilakukan oleh Iwan dan Rektor UIN Alauddin Makassar, Musafir Pababbari bertempat di Gedung Rektorat UIN Alauddin Makassar, Rabu (20/2).

“Dengan adanya kesepakatan ini, BNI Syariah berupaya memberikan kemudahan bagi seluruh civitas UIN Alauddin Makassar melalui layanan perbankan syariah diantaranya produk dana, produk pembiayaan, aplikasi digital serta kegiatan literasi dan inklusi keuangan syariah,” jelas Iwan.

Selain itu, BNI Syariah menyediakan produk perbankan yang sesuai dengan prinsip syariah seperti tabungan BNI iB Hasanah, BNI Baitullah iB Hasanah, serta pembiayaan fleksi umrah untuk dosen dan karyawan bekerja sama dengan biro perjalanan rekanan, pembiayaan rumah melalui produk BNI Griya iB Hasanah serta Wakaf Hasanah.

Sebagai Hasanah Banking Partner yang tidak hanya berorientasi pada keuntungan dunia, BNI Syariah juga bekerja sama dengan UIN Alauddin Makassar memberikan beasiswa untuk mahasiswa/i hafiz (penghafal alquran).

Universitas sebagai institusi pendidikan perlu didukung dalam membangun generasi muda yang merupakan aset bangsa dengan fasilitas yang menunjang, termasuk nyaman dalam transaksi keuangan, sehingga proses belajar mengajar dapat berlangsung dengan baik, prudent dan efektif.

Melalui edukasi dan literasi keuangan syariah, maupun inklusi terhadap produk dan layanan perbankan syariah mahasiswa/i dapat mempersiapkan perencanaan keuangannya dengan baik dan tepat.

Menurut Iwan, ekosisistem halal akan terus ditumbuhkan dari sektor pendidikan karena mahasiswa menjadi aset sumber daya manusia untuk menciptakan generasi penerus yang berakhlak dan bermartabat.

"Alhamdulillah berkat sinergi dengan berbagai pihak dalam membangun halal ecosystem porsi DPK (Dana Pihak Ketiga) BNI Syariah meningkat. Per Desember 2018 mencapai Rp35,50 triliun dengan jumlah rekening atau NoA (number of account) mencapai lebih dari 3 juta tumbuh sebesar 20,82 persen dari tahun sebelumnya sebesar Rp29,38 triliun,” ungkap Iwan.

Sebagai Ibukota Provinsi Sulawesi Selatan, Makassar merupakan kota metropolitan terbesar di kawasan Indonesia Timur dan pada masa lalu pernah menjadi ibukota Negara Indonesia Timur dan Provinsi Sulawesi.

Dengan total penduduk Makassar yang mencapai hampir 1,5 juta jiwa dan mayoritas memeluk agama Islam, menjadi sumber daya dan potensi utama bagi pertumbuhan ekonomi syariah dan industri halal.

Dengan mempertimbangkan potensi daerah dan potensi ekonomi tersebut, maka BNI Syariah hadir untuk melayani kebutuhan perbankan syariah. Tercatat hingga kini BNI Syariah telah memiliki 12 outlet dan 61 Syariah Channeling Office (SCO) yaitu kantor Cabang BNI yang melayani transaksi syariah. (*)

 

Reporter: Aldiansyah Nurrahman Editor: Achi Hartoyo