Selasa, 20 Agustus 2019
19 Thu al-Hijjah 1440 H
Home / Keuangan / BNI Syariah Dukung UMKM Lakukan Green Activity
Salah satu bentuk dukungan terkini adalah pendampingan dan pemberian modal usaha kepada tokoh lingkungan yang telah mendapat penghargaan dari Gubernur Jawa Tengah Tahun 2017 yaitu Karsin.

Sharianews.com, Jakarta ~ Dalam mendukung program Pemerintah yaitu Sustainable Development Goals (SDG’s) dan Green Banking, BNI Syariah berupaya untuk mendorong pengusaha Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dalam menerapkan green activity

Salah satu bentuk dukungan terkini adalah pendampingan dan pemberian modal usaha kepada tokoh lingkungan yang telah mendapat penghargaan dari Gubernur Jawa Tengah Tahun 2017 yaitu Karsin. Tokoh lingkungan asal Purbalingga ini mengolah sampah limbah plastik menjadi paving block dengan memberdayakan masyarakat di daerahnya.

Melalui pendampingan usaha, BNI Syariah mendorong usaha Karsin untuk berkembang sampai ‘bankable’, sehingga dapat memperoleh fasilitas pembiayaan dari bank.

Direktur Kepatuhan dan Risiko BNI Syariah Tribuana Tunggadewi mengatakan, sebagai institusi perbankan syariah yang berlandaskan maqoshid syariah, yakni menjaga agama (hifdz diin), menjaga jiwa (hifdz nafs), menjaga akal (hifdz aql), menjaga keturunan (hifdz nasb), dan menjaga harta (hifdz maal), BNI Syariah berupaya untuk menerapkan ekosistem perbankan yang ramah lingkungan dan ramah bagi iklim.

“Hal ini sesuai dengan ayat suci Alquran QS. Al-Araf:7, di mana kita dilarang untuk berbuat kerusakan di muka bumi,” jelasnya menegaskan, di Jakarta, Senin (22/4).

SDG’s merupakan suatu rencana aksi global yang disepakati oleh para pemimpin dunia, termasuk Indonesia, guna mengakhiri kemiskinan, mengurangi kesenjangan dan melindungi lingkungan. Hal ini sesuai dengan green banking yang mengharuskan lembaga keuangan untuk selalu memprioritaskan keberlanjutan lingkungan dalam menjalankan usahanya.

Selain itu, BNI Syariah juga telah berupaya mengurangi limbah plastik dan melakukan pengolahan limbah kertas. Menurut data dari Asosiasi Industri Plastik Indonesia (Inaplas) dan Badan Pusat Statistik (BPS), sampah plastik di Indonesia mencapai 64 juta ton per tahun, dimana sebanyak 3,2 juta ton merupakan sampah plastik yang dibuang ke laut. (*)

 

Reporter: Aldiansyah Nurrahman Editor: Achi Hartoyo