Selasa, 20 Agustus 2019
19 Thu al-Hijjah 1440 H
Home / Keuangan / BNI Syariah Dorong Halal Ekosistem Lewat Halal Park BUMN
Dok/Foto Aldiansyah Nurrahman
Direktur Utama BNI Syariah, Abdullah Firman Wibowo mengatakan dalam kegiatan Halal Park ini, bank mendorong pengusaha Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) untuk memperoleh sertifikasi halal.

Sharianews.com, BNI Syariah dan BNI melakukan kontribusi maksimal untuk mendorong halal ekosistem. Hal ini dilihat dari partisipasi BNI dalam Halal Park yang diselenggarakan oleh Rumah Kreatif BUMN.

Bersama dengan BNI, BNI Syariah merupakan satu dari total 37 partisipan yang terlibat dalam Halal Park. Ada enam perwakilan BUMN yang hadir dalam acara yang diselenggarakan di Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, 16 April 2019 ini, yaitu empat Bank BUMN, Telkom, dan Pertamina.

Direktur Utama BNI Syariah, Abdullah Firman Wibowo mengatakan dalam kegiatan Halal Park ini, bank mendorong pengusaha Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) untuk memperoleh sertifikasi halal.

"Ada dua bidang industri halal halal yang didorong dalam acara ini, pertama adalah halal food dan halal fashion," jelasnya menegaskan.

Pada kesempatan ini, Presiden RI, Joko Widodo mengunjungi booth BNI dan mencoba salah satu produk UMKM binaan, yaitu Salaku. Salaku merupakan UMKM makanan dan minuman olahan buah salak dari Bekasi yang merupakan finalis Deureuham 2018.

Selain Salaku, mitra binaan kedua yang berpartisipasi dalam Halal Park adalah Cake Salakilo dari Balikpapan yang merupakan salah satu pemenang Deureuham 2018. Dua mitra binaan ini telah mendapatkan sertifikasi halal oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Dalam mendorong pertumbuhan ekosistem halal, BNI Syariah telah melakukan kerjasama dengan Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) sejak tahun 2018 dalam penyelenggaraan Derap Ekrafpreneur Hasanah Mulia (Deureuham), yaitu kompetisi untuk mendorong pelaku usaha ekonomi kreatif berbasis syariah.

Industri halal menurut riset Global Islamic Finance Report 2017 mempunyai potensi besar untuk berkembang. Apalagi di Indonesia yang merupakan salah satu negara berpenduduk muslim terbesar di dunia.

Industri halal fesyen dan makanan, menurut riset di atas, secara global mempunyai potensi bisnis masing-masing mencapai 20 miliar dolar AS dan 170 miliar dolar AS.

Selin Firman, acara ini dihadiri Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi), Menteri BUMN Rini Soemarno, dan Ketua Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) Triawan Munaf beserta Direktur Utama BNI Achmad Baiquni.

Halal Park menjadi bagian dari pembangunan Halal District yang akan didirikan di atas tanah seluas 21 ribu meter persegi dan menelan investasi Rp 250 miliar.

Menurut Jokowi, pengembangan industri halal di Indonesia merupakan penggerak pertumbuhan ekonomi serta wadah kreativitas dan produktivitas generasi muda, sekaligus sumber kesejahteraan masyarakat.

Reporter: Aldiansyah Nurrahman Editor: Munir Abdillah