Rabu, 1 Februari 2023
11 Rajab 1444 H
Home / Keuangan / BNI Syariah Ajak PT Ciputra Residence Bangun Rumah di Lahan ini
BNI Syariah menyediakan fasilitas pembiayaan BNI Griya iB Hasanah untuk nasabah dengan maksimum pembiayaan Rp25 miliar.

Sharianews.com, Jakarta ~ Mengawali ekspansi bisnis pada tahun 2019, BNI Syariah menjalin kerja sama dengan salah satu pengembang perumahan berskala besar PT Ciputra Residence, yang merupakan anak perusahaan Ciputra Group untuk memfasilitasi pembiayaan kepemilikan rumah.

Perjanjian kerja sama ditandatangani oleh Direktur Utama BNI Syariah Abdullah Firman Wibowo bersama Senior Director PT Ciputra Residence Marius Ignatius Meiko Handoyo Lukmantara di kantor pusat Ciputra Group, Ciputra World, Jakarta (116/1). Turut hadir SEVP Ritel dan jaringan BNI Syariah, Iwan Abdi dan notaris, Tintin Surtini.

Pada kesempatan tersebut dilakukan penandatanganan terkait terhadap 12 proyek dari PT Ciputra Residence yang berada di wilayah Jakarta Barat, Jambi, Banten, Pontianak, Samarinda, Depok, dan Batam.

Kerja sama ini merupakan yang kedua kalinya di mana sebelumnya BNI Syariah telah menandatangani kerja sama untuk proyek-proyek Ciputra Group sebanyak 22 proyek properti. Baik landed house maupun apartemen yang tersebar di wilayah Cibubur, Makassar, Manado, Surabaya, Lampung, Semarang, Yogyakarta, Sidoarjo, dan Medan.

BNI Syariah menyediakan fasilitas pembiayaan kepemilikan rumah (BNI Griya iB Hasanah) bagi masyarakat yang ingin memiliki hunian berupa rumah, rukan, ruko, apartemen ataupun tanah kavling yang merupakan kelolaan PT Ciputra Residence.

Kelolaan itu di antaranya CitraLake Sawangan-Depok, Citra 7, Citra 8 dan CitraLake Suites di CitraGarden City-Jakarta, CitraRaya City di Mendalo-Jambi, CitraGarden BMW di Cilegon-Banten, serta CitraPlaza Nagoya di Batam Kepulauan Riau.

Kerja sama dengan PT Ciputra Residence ini dalam rangka meningkatkan penyaluran pembiayaan konsumer BNI Syariah di mana selama 2018 telah disalurkan sebesar Rp11,795 trilun meningkat sebesar 15,8 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Dengan komposisi pembiayaan perumahan sebesar 42,48 persen dibandingkan dengan total pembiayaan BNI Syariah. Pada tahun ini pertumbuhan pembiayaan perumahan ditargetkan tumbuh sebesar 17 persen.

BNI Syariah menyediakan fasilitas pembiayaan BNI Griya iB Hasanah untuk nasabah dengan maksimum pembiayaan Rp25 miliar, angsuran yang tetap, bebas biaya administrasi, bebas biaya provisi, bebas biaya appraisal serta bebas denda. Jangka waktu pembiayaan yang fleksibel sampai dengan 20 tahun untuk nasabah fix-income dan 15 tahun untuk nasabah non fix-income.

Untuk pembelian rumah atau apartemen, fasilitas pembiayaan yang digunakan memiliki jangka waktu paling lama 20 tahun dan untuk pembiayaan ruko atau rukan jangka waktu maksimal 15 tahun. Sementara untuk fasilitas pembiayaan yang digunakan untuk pembelian tanah paling lama adalah 10 tahun.

Direktur Utama BNI Syariah, Abdullah Firman Wibowo menyampaikan, sebagai Hasanah Banking Partner, BNI Syariah dan Ciputra Group berkomitmen mewujudkan keinginan memiliki hunian.

“Impian masyarakat dalam memiliki rumah idaman yang nyaman dan tentram sesuai prinsip syariah sangat tinggi, insyaallah berkah”, kata Firman, dalam keterangan resmi, Kamis (17/1).

Sementara Senior Director PT Ciputra Residence, Marius Ignatius Meiko Handoyo Lukmantara menyampaikan lebih dari 100 proyek di 40 kota yang telah dikembangkan oleh Ciputra Group di seluruh Indonesia hingga mancanegara.

“Dengan adanya sinergi dengan BNI Syariah diharapkan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat akan perumahan lebih luas sampai dengan masyarakat menengah,” harap Meiko.

Meiko juga mengatakan, BNI Syariah banyak membantu masyarakat yang ingin memiliki rumah terutama masyarakat segmen menengah. Saat ini, pemahaman masyarakat terhadap konsep bank syariah semakin positif.

Pasar pembiayaan perumahan syariah ini tidak hanya dikhususkan bagi umat muslim saja, tetapi juga nonmuslim yang ingin mendapatkan fasilitas pembiayaan perumahan dari bank syariah.

“Kami percaya, ke depan bank syariah dapat tumbuh dengan cepat, terutama di kota-kota di luar ibukota, di mana masyarakatnya punya banyak keterbatasan. Kami sangat berharap BNI Syariah dapat menjangkau masyarakat Usaha Kecil Menegah (UKM) yang penghasilannya tidak fix,” ungkap Meiko.

Berkaca dari pengalaman, tambah Meiko, banyak pula konsumen UKM yang memiliki kemampuan bayar ingin memiliki rumah. Namun, begitu mengajukan fasilitas pembiayaan perumahan di perbankan ditolak. Sementara pihak developer sudah berupaya memberikan harga yang terjangkau oleh mereka.

“Kami berharap dari BNI Syariah dapat melakukan terobosan yang bisa mengakomodasi pasar ini. sehingga kita dapat menolong saudara-saudara kita untuk dapat memiliki rumah idaman mereka,” pungkas Meiko.(*)

 

Reporter: Aldiansyah Nurrahman Editor: Achi Hartoyo