Minggu, 27 September 2020
10 Ṣafar 1442 H
Home / Lifestyle / Bidik Wisatawan Muslim, Kimono Dengan Hijab Kini Tersedia di Jepang
Kimono denogan hijab di Jepang (Dok/Foto Liputan6.com)
Kemunculan jasa penyewaan kimono hijab ini dianggap seperti magnet yang menarik pelancong muslim untuk berkunjung ke Jepang.

Sharianews.com, Diantara sekian banyak negara-negara dunia, Jepang menjadi salah satu negara yang paling banyak dikunjungi para wisatawan asing. Terlebih setelah Jepang masuk dalam daftar tujuan wisata ramah dan halal oleh CrescentRating.

Memanfaatkan momen tersebut, beberapa tempat penyewaan pakaian khas Jepang seperti di Yumeyakata juga menyediakan hijab untuk muslimah.

Saat ini telah tersedia 20 koleksi desain hijab dengan pola dan warna yang disebut wagara. Pola dan warna itu disesuaikan dengan kimono yang populer pada musim semi, misalnya desain sakura.

Kimono yang merupakan pakaian tradisional Jepang, seringkali disebut sebagai sesuatu yang wajib untuk dicoba ketika berlibur ke negeri sakura tersebut.

Biasanya pakaian ini dikenakan untuk berfoto atau jalan-jalan santai sambil menikmati suasana tradisional Jepang, seperti ke taman sakura maupun kuil-kuil.

Khususnya untuk pelancong yang memilih bulan Maret dan April, disaat itulah musim terbaik untuk bunga sakura sehingga dapat menikmati waktu luang di bawah pohon sakura dan berfoto disana.

Kemunculan jasa penyewaan kimono hijab ini dianggap seperti magnet yang menarik pelancong muslim untuk berkunjung ke Jepang. Pasalnya tidak hanya pengaruh gelombang hijrah,tetapi juga penawaran akan menikmati sensasi tradisional namun tetap syar’i.

Berkaitan dengan koleksi hijab wagara tersebut, ada 50 desain berbeda. Di Kyoto sendiri, lokasi untuk berfoto yang populer di jalur Nakaragi no Michi yang mengarah ke Kyoto Botanical Gardens.

Reporter: Fathia Editor: Munir