Senin, 16 September 2019
17 Muḥarram 1441 H
Home / Haji umrah / Biaya Haji Tidak Naik, Ini Alasannya
Press Conference Kementrian Agama dan Pantja Komisi VIII (foto/dok) romy.sharianews.com
awal sebesar Rp25 juta.  “Jemaah perlu mempersiapkan biaya pelunasannya. Setelah Keppres itu terbit untuk segera melunasi biaya haji,” ujar Menag.

Sharianews.com, Jakarta ~ Ditengah pelemahan rupiah dan biaya-biaya perbaikan di Tanah Suci yang tidak bisa dibilang sedikit, Biaya Penyelenggaraan lbadah Haji (BPIH) 1440H/2019M akhirnya disahkan sebesar Rp35.235.602 oleh Kementrian Agama dan Panitia Kerja (Panja) Komisi VIII.

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin menjelaskan bagaimana panja akhirnya berhasil membuat dana biaya haji tidak mengalami kenaikan.

"Inilah yang patut kita syukuri bahwa panja melihat celah-celah dana optimalisasi yang selama ini merupakan dana akumulasi dari setoran awal yang disampaikan atau disetorkan para calon haji yang dikelola oleh BPKH kemudian sedemikian rupa kita dapatkan efisiensi dari dana optimalisasi tersebut," jelas Kemenag di Komplek DPR RI Senayan, Jakarta, Senin (4/2).

Lebih lanjut dikatakan Menag Lukman, selain biaya penyelenggaraan haji yang tidak naik alias sama dengan tahun sebelumnya, fasilitas yang ada di Tanah Suci akan semakin diperbaiki layanannya.

Di antara pelayanan baru yang akan diberikan adalah sistem pemondokan berdasar zonasi asal embarkasi, pendingin udara di tenda-tenda Arafah, dan memperbanyak fasilitas urinoar di Mina.

"Rencana Kemenag lainnya adalah meningkatkan kualitas sajian katering bagi jamaah yang bercita rasa nusantara dan kualitas koper. Layanan Salawat dari pemondokan menuju Masjidil Haram atau sebaliknya, juga ditargetkan bisa cukup ditempuh dengan sekali jalan, sambung Menag.

Rumusan kesepakatan selanjutnya akan diserahkan kepada Presiden RI Joko Widodo untuk diterbitkan Keputusan Presiden (Keppres) tentang BPIH 1440H/2019M.

Setelah ada Keppres, calon jemaah haji yang ditetapkan akan berangkat tahun ini bisa segera menghubungi bank penerima setoran masing-masing untuk melunasi biaya haji dari selisih setoran awal sebesar Rp25 juta. 

“Jemaah perlu mempersiapkan biaya pelunasannya. Setelah Keppres itu terbit untuk segera melunasi biaya haji,” ujar Menag.

Selain itu, kata Lukman, calon jemaah juga diharapkan untuk mempersiapkan segala sesuatunya. Selain manasik haji yang terus dipelajari terkait dengan tata cara dan urutan beribadah haji, kesehatan juga perlu senantiasa dijaga bahkan ditingkatkan.

“Sehingga pada saatnya nanti kita perkirakan mulai 6 Juli mulai pertama kali calon jemaah haji memasuki asrama haji. Karena kloter pertama itu insyaallah akan diberangkatkan pada 7 Juli tahun ini,” tutur Lukman.  (*)

Reporter: Romy Syawal Editor: Achi Hartoyo