Sabtu, 8 Mei 2021
27 Ramadan 1442 H
Home / Keuangan / BI: Perempuan Menduduki Posisi Penting dalam Pengembangan Keuangan Syariah
Aset keuangan syariah global diproyeksi menjadi 3,69 triliun dolar AS pada 2024 mendatang

Sharianews.com, Jakarta - Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti mengatakan bahwa saat ini perempuan Indonesia sudah menduduki posisi penting dan strategis dalam pengembangan ekonomi dan keuangan syariah.

Saat ini perkembangan ekonomi syariah secara global terus meningkat. Desti menerangkan, berdasarkan laporan Refinitiv dan ICD, aset keuangan syariah global diproyeksi naik dari 2,8 triliun dolar AS pada 2019 menjadi 3,69 triliun dolar AS pada 2024 mendatang. Pertumbuhan aset keuangan syariah global ini dipastikan juga terjadi di Indonesia.

Pertumbuhan yang pesat ini disebutnya juga dilakukan melalui pemberdayaan perempuan. Berbagai program pengembangan usaha syariah dilakukan dengan melibatkan perempuan pelaku usaha syariah maupun para santri putri di pesantren. Hal ini dilakukan agar ke depannya semakin tercipta kesetaraan gender di Indonesia.

“Kesetaraan gender khususnya perempuan memiliki potensi untuk mendorong Pertumbuhan Ekonomi. Berdasarkan studi dari McKinsey (2018), Indonesia dapat meningkatkan tambahan PDB (Produk Domestik Bruto) sebesar 135 miliar dolar AS diatas angka normal PDB pada tahun 2025, apabila ada percepatan kesetaraan gender,” ujarnya, Rabu (21/04).

Artinya, hal itu semakin mempertegas bahwa pemberdayaan perempuan akan berdampak positif bagi perekonomian nasional.

Ia menambahkan, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), tingkat partisipasi angkatan kerja perempuan masih sekitar 53 persen dari populasi perempuan. Meskipun dari tahun ke tahun mengalami peningkatan, persentasenya masih di bawah laki-laki yang sebesar 83 persen.

Namun, berdasarkan studi World Bank pada Maret 2021, diperkirakan peningkatan partisipasi angkatan kerja perempuan sebesar 25 persen pada 2025 dapat meningkatkan output ekonomi setara dengan 2,9 persen dari PDB.

Karenanya, Destry menegaskan penting sekali untuk terus memberdayakan perempuan guna mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. “Data ini menjadi menarik sekali, pemberdayaan pemberdayaan  jelas akan memberikan kontribusi yang positif terhadap ekonomi kita,” pungkasnya

Rep. Aldiansyah Nurrahman