Selasa, 25 Januari 2022
22 Jumada al-akhirah 1443 H
Home / Ziswaf / BI Paparkan Cara Optimalisasi Wakaf
Foto dok. Pexels
Optimalisasi wakaf menyangkut pengelolaan aset wakaf dengan manajemen proyek dan keuangan aset wakaf, beserta penyalurannya kepada penerima manfaat.

Sharianews.com, Jakarta - Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo memaparkan ada beberapa hal yang penting untuk mengoptimalisasi dalam pemanfaatan wakaf. 

Hal pertama adalah kemampuan dalam merancang, mendesain, dan mengimplementasikan proyek-proyek ekonomi keuangan syariah.

Optimalisasi wakaf menyangkut pengelolaan aset wakaf dengan manajemen proyek dan keuangan aset wakaf, beserta penyalurannya kepada penerima manfaat.

Cara kedua adalah kemampuan merancang struktur pembiayaan proyek yang bisa menggabungkan kepentingan untuk wakaf dan komersial sebagai bentuk integrasi keuangan komersial dan sosial.

"Proyek ekonomi tidak harus semuanya dibiayai dalam bentuk wakaf saja. Dalam kita merancang, mendesain struktur keuangan, bisa juga keuangan komersial dan syariah dimasukkan atau yang sering disebut dalam khazanah blended finance," ucap Perry, Jumat (13/08). 

Selanjutnya adalah digitalisasi proses wakaf produktif dari awal hingga akhir secara end to end. Saat ini kata Perry, kegiatan ekonomi syariah sudah banyak yang beralih ke platform digital.

Selain itu, pemanfaatan teknologi digital juga memperkuat data dan informasi perwakafan yang tidak hanya bisa meningkatkan tata kelola tapi memperluas akuntabilitas wakaf.

"Lalu perlu kampanye yang terus menerus demi kemajuan ekonomi syariah, seperti saat ini yang kita lakukan bersama dalam Gerakan Sadar Wakaf," pungkas Perry.

Rep. Aldiansyah Nurrahman