Minggu, 28 November 2021
23 Rabi‘ at-akhir 1443 H
Home / Ekbis / Bersama BI dan 10 Kampus, KNEKS Luncurkan 3 Buku Teks Ekonomi Syariah
Buku Pengantar Ekonomi Islam (PEI), Ekonomi Pembangunan islam (EPI), dan Sejarah Pemikiran Ekonomi Islam (SPEI).

Sharianews.com,

Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) bersama dengan Bank Indonesia (BI) dan perwakilan 10 Perguruan Tinggi melakukan peluncuran buku teks ekonomi syariah.

Ke-10 peguruan tinggi tersebut adalah Universitas Indonesia, Universitas Airlangga, Universitas Padjadjaran, Institut Pertanian Bogor, Universitas Pendidikan Indonesia, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, UIN Sunan Kalijaga, UIN Ar-Raniry Banda Aceh, UII, dan Institut Agama Islam Tazkia (IAI Tazkia).

Adapun buku teks ekonomi syariah yang diluncurkan antara lain Buku Pengantar Ekonomi Islam (PEI), Ekonomi Pembangunan islam (EPI), dan Sejarah Pemikiran Ekonomi Islam (SPEI). Penyusunan dan penulisan buku ini melibatkan perwakilan 10 (sepuluh) perguruan tinggi yang hadir dalam peluncuran.

Wakil Presiden RI selaku Ketua Harian KNEKS Ma'ruf Amin mengapresiasi dan menyampaikan ucapan terima kasih kepada pihak-pihak yang terlibat dalam penyusunan 3 buku teks ekonomi syariah tersebut.

“Terima kasih kepada pihak-pihak yang terlibat dalam penyusunan buku teks ekonomi syariah ini, kepada KNEKS, BI, dan 10 perwakilan perguruan tinggi. Harapannya, ini dapat memperluas pola pikir akademika sehingga dapat bersinergi dengan pemerintah untuk mewujudkan ekonomi syariah yang inklusif dan berkelanjutan,” jelas dia, dalam keterangan tertulis yang diterima, Senin (02/08).

Sejalan dengan hal tersebut, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati juga berharap penyusunan buku ini dapat meningkatkan literasi ekonomi dan keuangan syariah yang sekaligus dapat meningkatkan kualitas SDM unggul pada bidangnya

“Dengan adanya kolaborasi peluncuran Buku Teks Ekonomi Syariah antara KNEKS, BI, Universitas, dan IAEI dapat terus berkontribusi dalam membangun SDM dan literasi ekonomi syariah Indonesia,” ujar dia menambahkan.

Pada kesempatan tersebut Gubernur Bank Indonesia sekaligus Ketua Dewan Pakar MES Perry Warjiyo menjelaskan 3 langkah strategis dalam peningkatan SDM di sektor ekonomi dan keuangan syariah.

“Tiga langkah strategis yang dapat dilakukan untuk meningkatkan SDM ekonomi dan keuangan syariah di antaranya adalah (i) Penguatan Riset dan Edukasi serta perannya dalam pengembangan ekonomi dan keuangan syariah; (ii) Urgensi Literatur Ekonomi dan Keuangan Syariah; dan (iii) Potensi Indonesia menjadi Center of Excellence Pembelajaran Ekonomi dan Keuangan Syariah Dunia. Aspek penguatan riset dan edukasi merupakan faktor krusial dalam mengembangkan ekonomi dan keuangan syariah nasional, upaya tersebut juga memainkan peran yang tidak kalah penting pada sisi konsumen atau demand,” kata Perry.

Buku teks ekonomi syariah yang diluncurkan ini menjadi salah satu batu pijakan sebagai komitmen keseriusan pemerintah dalam menyiapkan generasi penerus bangsa yang berkualitas.

“Tentunya dalam rangka menyiapkan generasi penerus bangsa yang berkualitas melalui penyediaan literasi yang komprehensid demi mencapai visi misi Indonesia menjadi pusat ekonomi syariah dunia,” tutur Perry.

Dengan adanya peluncuran buku ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas dan kuantitas sumber daya manusia (SDM) di bidang ekonomi syariah. Hal ini juga diharapkan dapat memperkuat ekosistem ekonomi dan keuangan syariah Indonesia dari hulu dan hilir termasuk di dalamnya terkait penguatan SDM unggul.

Hal ini dikarenakan ekonomi dan keuangan syariah memiliki peran penting dalam perekonomian nasional, lebih lagi di tengah pandemi Covid-19. Ekonomi syariah bisa menjadi pilar dalam menopang pemulihan ekonomi dan mendukung ekonomi Indonesia yang berkeadilan dan berkelanjutan.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Rep. Aldiansyah Nurrahman

Tags: