Jumat, 20 September 2019
21 Muḥarram 1441 H
Home / Keuangan / Berdayakan Santri, Pemerintah akan Membangun Seribu BLK
FOTO I dok. Gatra
“Memang baru seribu, tapi seribu itu juga jumlahnya banyak, juga gede. Karena kita akan bangun bangunannya plus isinya,” ujarnya, saat bersilaturahmi dengan para Kiai/Habib se-Jadetabek, di Istana Negara, Jakarta.

Sharianews.com, JakartaPresiden Joko Widodo menyampaikan tahun 2019 ini, pemerintah akan membangun  seribu Balai Latihan Kerja (BLK) khusus di pondok pesantren yang dimiliki.

Jumlah tersebut dinilai Jokowi, lumayan besar. Terlebih pemerintah tidak hanya membangun gedungnya saja, tetapi juga dengan fasilitasnya. 

“Memang baru seribu, tapi seribu itu juga jumlahnya banyak, juga gede. Karena kita akan bangun bangunannya plus isinya,” ujarnya, saat bersilaturahmi dengan para Kiai/Habib se-Jadetabek, di Istana Negara, Jakarta.

Lebih lanjut, dalam keterangan resmi, akhir pekan lalu, orang nomor satu di negeri ini juga menjelaskan pembangunan BLK ini akan disesuaikan dengan pondok pesantrennya. ”Sebuah pondok ingin skill yang ingin di-upgrade garment misalnya, ya berarti kita berikan di situ peralatan yang berkaitan dengan garment atau pelatihan-pelatihan yang berkaitan dengan garment,” imbuhnya.

Selain itu, sambung Presiden, ponpes yang menginginkan teknologi informasi, maka akan disiapkan pula peralatan yang berhubungan dengan teknologi informasi. Begitu juga, jika ada yang berkeinginan dengan industri kreatif, juga disiapkan.

“Tetapi kalau yang seribu nanti kita evaluasi, kita koreksi, insyaallah semuanya sudah benar, sudah betul, tentu saja dari 28 ribu pondok pesantren yang ada di Tanah Air, itulah yang akan kita sasar,” tambah Presiden.

Hal ini dilakukan, setelah dirinya hampir setiap minggu, bahkan setiap hari keluar masuk pesantren.

“Semakin masuk semakin saya tahu apa yang harus dikerjakan karena masukan dari pimpinan pondok dan juga santri,” pungkas Jokowi.

Sebagai informasi, Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri melakukan penandatanganan perjanjian kerja sama penerima bantuan pembangunan BLK Komunitas untuk tahun 2018 ke 75 lembaga tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Dia mengungkapkan, tahun 2019 nanti jumlahnya akan meloncat hingga seribu titik. (*)

Reporter: Aldiansyah Nurrahman Editor: Achi Hartoyo