Rabu, 3 Maret 2021
20 Rajab 1442 H
Home / For Beginners / Begini Tahapan dan Dokumen yang Diperlukan untuk Mendapat Sertifikasi Halal
Foto dok. Pexels
Permohonan kepada BPJPH dengan melengkapi sejumlah persyaratan.

Sharianews.com, Jakarta (BPJPH) - Kewajiban sertifikasi halal produk telah berlaku di Indonesia sejak dimulainya penerapan Undang-undang Nomor 33 tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal (JPH) pada17 Oktober 2019 lalu.

Kewajiban sertifikasi halal itu diterapkan dengan kebijakan penahapan, dengan produk makanan dan minuman merupakan produk yang pertama dikenai kewajiban tersebut.

Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kementerian Agama Sukoso memaparkan sejumlah tahapan untuk mendapat sertifikasi halal. hal perttama yang perlu dilakukan pelaku usaha yaitu melakukan pengajuan permohonan kepada BPJPH dengan melengkapi sejumlah persyaratan.

"Pelaku usaha dapat mengunduh blangko surat permohonan dan lampirannya di www.halal.go.id/infopenting," imbuhnya.

Untuk melengkapi dokumen permohonan, lanjutnya, pelaku usaha menyiapkan aspek legal usahanya, seperti Nomor Induk Berusaha (NIB) atau Surat Ijin Usaha Perdagangan (SIUP). Siapkan juga surat penetapan penyelia halal yang dibuat oleh pelaku usaha, KTP serta daftar riwayat hidup.

Lalu sebutkan nama dan jenis produk yang akan disertifikasi halal, daftar bahan dan produk dalam bentuk matriks. Sertakan juga proses alur produksi atau pembuatan produknya, dokumen Sistem Jaminan Produk Halal atau SJPH. Jika pengajuan yang dilakukan untuk perpanjangan, maka sertakan juga sertifikat halal yang terakhir.

Apabila dokumen permohonan yang diterima BPJPH dinyatakan terverifikasi dan lengkap, maka BPJPH menetapkan Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) berdasarkan pilihan pemohon. LPH dengan auditor halalnya kemudian melakukan pemeriksaan dan/atau pengujian produk, yang hasilnya kemudian dilaorkan ke BPJPH. Hasil audit ini kemudian menjadi bahan sidang fatwa di Majelis Ulama Indonesia (MUI) untuk penetapan kehalalan produk tersebut.

"Dengan ketetapan kehalalan produk MUI itu kemudian BPJPH menerbitkan sertifikat halal," tandas Sukoso.

Rep. Aldiansyah Nurrahman