Minggu, 12 Juli 2020
22 Thu al-Qa‘dah 1441 H
Home / Keuangan / Begini Perkembangan Pembentukan Islamic Investment Bank di Indonesia
Dalam perkembangannya, Kepala Divisi Pendalaman Pasar Keuangan Syariah Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) Intan Natasha Putri mengungkapkan proses IIB sampai saat ini baru pada tahap sangat awal.

Sharianews.com, Jakarta - Wacana pembentukan bank khusus investasi syariah atau Islamic Investment Bank (IIB) masih bergulir. Bank tersebut diharapkan menjadi bagian pendukung investasi berdampak.

Dalam perkembangannya, Kepala Divisi Pendalaman Pasar Keuangan Syariah Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) Intan Natasha Putri mengungkapkan proses IIB sampai saat ini baru pada tahap sangat awal.

“KNEKS pada tahun 2019 menyusun kajian awal  berjudul ‘Preliminary Study: Pendirian Bank Investasi Syariah’. Proses berikutnya perlu dilanjutkan dengan studi yang lebih robust dalam bentuk feasibility study untuk pemetaan pasar serta bentuk dari IIB yang akan didirikan. Harapannya, program ini dapat didukung oleh berbagai pihak,” jelasnya menegaskan kepada Sharianews.com.

Sebagai informasi, Portfolio Manager, Public-Private Partnership Islamic Development Bank (IDB) Muhammad Imaduddin menjelaskan, IIB menekankan pada konsep bank investasi secara syariah.

“Berbeda dengan bank komersial yang menghimpun dana masyarakat dan meyalurkan kembali ke masyarakat, IIB lebih fokus pada penghimpunan dana dari investor yang spesifik, seperti perusahaan, pemerintah maupun investment funds untuk disalurkan dalam bentuk permodalan pada suatu sektor bisnis,” tutur Imaduddin.

Penyaluran IIB lebih menekankan pada modal langsung ke suatu perusahaan atau melalui perantara fund manager melalui konsep fund management. Keuntungan yang didapat dari pembagian dividen, biaya konsultasi dan jasa, maupun dari hasil menjual equity asset kepada investor lainnya.

Dari sisi penyaluran, IIB umumnya berfokus pada equity financing. Selain itu IIB juga memiliki produk konsultasi dan penelitian yang berfungsi memberikan masukan dan analisa mendalam pada investor atau pihak ketiga lainnya atas suatu transaksi bisnis dan keputusan investasi seperti penggabungan, akuisisi, penawaran saham perdana, private offering, restrukturisasi, dan lainnya. Kemudian, atas jasa tersebut, IIB akan mendapatkan ujrah atau fee.

Rep. Aldiansyah Nurrahman