Rabu, 30 September 2020
13 Ṣafar 1442 H
Home / Lifestyle / Begini Astri Ivo Ajak Anak Agar Tidak Tinggalkan Solat
Astri Ivo (Dok/Foto Istimewa)
Dalam mendidik anak haruslah dengan kelembutan termasuk mendidik agar mereka mau turut beribadah, sekalipun terkadang tidak mudah.

Sharianews.com, Seorang selebritis yang juga pendakwah (da’i), Ustazah Astri Ivo mengungkapkan setiap orang tua dalam mendidik anak pasti memiliki tantangan tersendiri. Tidak terkecuali dalam urusan mengajak anak untuk beribadah seperti salat dan lainnya.

Meskipun begitu, ia mengaku tidak pernah berputus asa dari Rahmat Allah. Menurutnya, untuk menjawab tantangan tersebut seseorang dituntut pertama kali agar mampu memberikan aqidah yang kokoh, pondasi yang kuat, akhlak yang baik.

“Kemudian agar dapat mengenal Allah yang selalu menatap kita (muraqabatullah), mendidik mereka agar birrul walidain (berbakti kepada kedua orang tua) serta mengajak mereka agar tetap solat,” lanjut  pemain sinetron Bunga Cinta Kasih ini kepada sharianews, Kamis (28/2).

Menurut Ustazah Astri, dalam mendidik anak haruslah dengan kelembutan termasuk mendidik agar mereka mau turut beribadah, sekalipun terkadang tidak mudah.

“Saya tidak setuju apabila ada orang menggunakan kekerasan untuk mengajak anaknya solat. Tapi mereka seharusnya mencari tahu bagaimana mengajak anak dengan kalimat penuh cinta agar mampu menegakkan solat. Dan mendidik anak itu tidak selesai sampai wisuda tapi sampai kaki anak kita menginjak surga,” ujar pemilik nama asli Astrie Feizaty Ivo.

Ia melanjutkan, bahwa sebenarnya tidak ada anak yang susah diajak solat. Yang ada, barangkali orangtualah yang belum menemukan cara tepat untuk mengajak anak sesuai karakternya masing-masing.

Hal tersebutlah yang menjadi tantangan serta tugas bagi orang tua. Dengan memahami anak sebagai dasar menentukan cara untuk mengajaknya.

“Karena anak-anak itu unik. Ada yang bersegera ketika mendengar azan, ada yang menunda. Dan untuk anak yang masih suka menunda maka caranya adalah kita mengajak dari sebelum masuk waktu azan,” jelas dia.

Untuk mengajaknya pun, lanjutnya, bukan dengan cara mendikte dan memarahi ketika ditolak. Tetapi tetap dengan kelembutan dan merangkulnya dengan diri kita juga ikut melaksanakannya (tidak sekadar perintah).

“Misal ‘nak sebentar lagi azan, kita siap-siap untuk solat ashar yuk’, misalnya. Beda sama adiknya yang disuruh solat dia bergegas atau adapula adiknya yang harus diajak dulu. Karena anak itu unik, kalo kita melihat diri kita dahulu, SMP misalnya kan belum tentu udah soleh. Maka dari itu beri waktu pula untuk anak kita agar menjadi soleh dan soleha,”pungkas Ustazah Astri.

Reporter: Fathia Editor: Munir Abdillah