Rabu, 20 Januari 2021
07 Jumada al-akhirah 1442 H
Home / Ziswaf / Beasiswa Tahfidz Muamalat Cetak 549 Penghafal Al-Qur’an
Total nilai beasiswa sebesar Rp 6,57 miliar.

Sharianews.com, Jakarta - Baitulmaal Muamalat (BMM) yang merupakan Lembaga Amil Zakat Nasional (Laznas) menggelar acara Wisuda Akbar Beasiswa Tahfidz Muamalat secara daring sebagai bentuk apresiasi kepada para santri penghafal Al-Qurán.

Beasiswa Tahfidz Muamalat merupakan salah satu program unggulan BMM yang bergerak di bidang pendidikan dan dakwah. Program ini bertujuan membantu masyarakat tidak mampu untuk menggapai cita-cita menjadi hafidz-hafidzah 30 Juz Al-Qur’an.

Adapun beasiswa yang diberikan oleh BMM yakni berupa Sumbangan Pembinaan Pendidikan SPP sebesar Rp800 ribu dan uang saku sebesar Rp200 ribu per bulan untuk satu santri, dengan total nilai beasiswa sebesar Rp 6,57 miliar.

Plt. Direktur Eksekutif BMM Novi Wardi mengatakan selama satu tahun program Beasiswa Tahfidz Muamalat telah mencetak 549 penghafal Al-Qur’an yang diharapkan dapat menjadi pemimpin masa depan yang berlandaskan Al-Qur’an dan As-Sunnah.

“Tentunya program ini tidak dapat berjalan dengan baik tanpa adanya para muzaki yang mengamanahkan zakatnya melalui BMM. Terima kasih atas kepercayaannya selama ini, Insya Allah BMM akan selalu berusaha untuk menebarkan kebaikan,” ujar Novi.

Acara wisuda akbar 26 November 2020 ini dihadiri oleh Menteri Agama Fachrul Razi dan Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kementerian Agama Tarmizi.

Turut hadir pula Wakil Ketua Badan Amil Zakat Nasional Zainulbahar Noor, Ketua Dewan Pembina Yayasan BMM sekaligus Direktur Utama Bank Muamalat Achmad K. Permana, serta Plt. Direktur Eksekutif BMM Novi Wardi, dan disaksikan oleh Pengurus Pondok Pesantren serta penerima beasiswa. Hadir pula Syekh Muhammad Jaber yang sekaligus memberikan tausiyah kepada seluruh tamu undangan yang hadir.

”Pesan saya kepada para wisudawan untuk terus menjaga kepribadian, akhlak, dan perilaku agar kelak menjadi teladan di tengah masyarakat. Kalian harus sukses menghafal dan mengamalkan Al-Qur’an dan sukses di masa depan kelak,” jelas Fachrul

Sementara itu, Permana mengatakan bahwa program ini merupakan wujud kontribusi nyata dalam membantu menciptakan penghapal Al-Quran yang berkualitas.

“BMM merupakan lembaga independen pengelola zakat yang sangat membanggakan dengan adanya program Beasiswa Tahfidz Muamalat. Program ini merupakan bentuk nyata tanggung jawab BMM dan Bank Muamalat kepada para santri dari kalangan tidak mampu agar semakin tekun menghafal Al-Qur’an,” ujarnya.

Suasana haru dan bahagia mewarnai prosesi Wisuda Akbar, meski wisuda ini harus dilaksanakan secara daring ditengah pandemi Covid-19. Syahrul Sidiq, salah satu santri penerima Beasiswa Tahfidz Muamalat mengungkapkan rasa syukurnya atas beasiswa yang diberikan.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada BMM dan seluruh donatur BMM yang telah memberikan kepercayaan kepada kami, yaitu berupa beasiswa. Dan kami tidak bisa memberikan apa-apa selain mendoakan yang terbaik,” ucap Syahrul.

Rep. Aldiansyah Nurrahman