Senin, 13 Juli 2020
23 Thu al-Qa‘dah 1441 H
Home / Keuangan / BCA Syariah Miliki 67 Jaringan Cabang
FOTO I Dok. infoloker.net
Lokasi jaringan cabang dan layanan BCA Syariah tersebar di beberapa provinsi.

Sharianews.com, Jakarta ~ Sampai dengan Desember 2019, BCA Syariah telah memiliki 67 jaringan cabang yang terdiri dari 13 Kantor Cabang (KC), 14 Kantor Cabang Pembantu (KCP) dan 40 Unit Layanan Syariah (ULS).

Direktur Utama BCA, Syariah John Kosasih memaparkan, lokasi jaringan cabang dan layanan BCA Syariah tersebar di beberapa provinsi yakni empat KC dan dua ULS di Sumatra. Kemudian Jawa Barat dengan satu KC dan tiga ULS. Sedangkan Jawa Tengah memiliki 3 KC dan 7 ULS.

“Sementara di Jawa Timur terdiri dari satu KC, 2 KCP, dan 12 ULS. Untuk di Jabodetabek terdapat empat KC, 12 KCP, dan 16 ULS,” ujar John dalam keterangan tertulisnya, Kamis (9/1).

Sebagai informasi, aset BCA syariah per 31 Desember 2019 sebesar Rp8,63 triliun tumbuh sebesar 22,11 persen atau setara dengan Rp1,56 triliun year on year (yoy). Sementara itu, pertumbuhan aset BCA Syariah didukung oleh pertumbuhan pembiayaan sebesar Rp5,64 triliun naik Rp745,67 miliar, secara persentase naik senilai 15,22 persen yoy.

Penyaluran pembiayaan BCA Syariah sebagian besar ditopang oleh pembiayaan produktif, di antaranya pembiayaan infrastruktur untuk pembangkit listrik, jalan tol serta pembiayaan modal kerja dan investasi.

Kemudian dari sisi funding, BCA Syariah membukukan dana pihak ketiga (DPK) sebesar Rp 6,20 triliun tumbuh sebesar 12,69 oersen atau setara dengan kenaikan Rp698,82 miliar.

Kualitas pembiayaan BCA Syariah tetap terjaga baik dengan Non Performing Financing (NPF) meski mengalami kenaikan tetapi tetap di bawah satu persen. Di 2019 NPF tercatat sebesar 0,58 persen naik 0,23 persen dari tahun sebelumnya 0,35 persen yoy secara gross atau 0,26 persen secara net.

Sedangkan rasio permodalan atau Capital Adequacy Ratio (CAR) membukukan sebanyak 38,29 persen di 2019, tahun lalu sebesar 24,27 persen, naik 14,02 persen yoy. Sementara untuk finance to deposit ratio (FDR) di 2019 mencapai 90,98 persen, tumbuh 1,99 persen yoy atau naik dari Desember 2018 yang saat itu berjumlah 88,99 persen. (*)

Reporter: Aldiansyah Nurrahman Editor: Achi Hartoyo

Tags: