Sabtu, 20 April 2019
15 Sha‘ban 1440 H
FOTO/Dok.IGirfanbeiq
Peluncuran ini guna meningkat perekonomian masyarakat terutama di daerah pascabencana.

Sharianews.com, Jakarta. Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) melalui Baznas Microfinance (BMFi) meluncurkan Baznas Microfinance Desa (BMD) di kawasan Sulawesi Tengah (Sulteng) tepatnya di Desa Kabobona, Kabupaten Sigi.

Peluncuran ini guna meningkat perekonomian masyarakat terutama di daerah pascabencana.

Kepala Baznas Microfinance Noor Azis mengatakan, BMD merupakan lembaga keuangan mikro nonprofit yang bertujuan menumbuhkembangkan pelaku usaha mikro dengan memberikan dukungan permodalan yang sesuai syariat tanpa riba dan tidak memberatkan para mustahik.

"Skema yang digunakan melalui pemanfaatan dana infak dan zakat. Dana infak digunakan untuk membiayai modal kerja bergulir yang pembiayaannya nantinya dikembalikan oleh mitra kepada BMD sesuai jumlah dana yang diterima," ujar Noor Azis dalam keterangan tertulis yang diterima sharianews.com, Sabtu (13/4).

Lebih lanjut, dikatakan dana zakat digunakan untuk membiayai modal investasi. Yaitu pembiayaan modal untuk memperkuat sarana usaha maupun aset yang merupakan hak mitra sebagai penerima zakat.

Baznas terus mendorong dan mendukung kebangkitan ekonomi masyarakat Palu dan berbagai program telah dilaksanakan, mulai dari pembangunan huntara (hunian sementara), sekolah, tempat ibadah, layanan kesehatan, dan beberapa program lain.

Hingga sekarang ini, Baznas terus melanjutkan penguatan ekonomi masyarakat, baik melalui penguatan permodalan dan fasilitasi akses ekonomi lainnya.

Pada tahun pertama, BMD Sigi menargetkan dapat memperkuat permodalan kepada 450 pelaku usaha mikro dengan jumlah pembiayaan sebesar 900 juta dengan rasio permodalan 75 persen dana infak dan 25 persen dana zakat.

Diharapkan menjadi alternatif keuangan mikro untuk mempercepat geliat para pelaku usaha mikro, sehingga mereka dapat tumbuh, berkembang serta memberkahi.

Dalam acara peluncuran Baznas Microfinance Desa (BMD) Sigi, dihadiri oleh Direktur Pendistribusian dan Pendayagunaan Baznas Irfan Syauqi Beik, Bupati Sigi Moh Irwan Lapatta, Ketua DPR Sigi Moh Rizal Itjnae, perwakilan Dinas Koperasi Samuel Y Pongi, perwakilan BAZNAS Sulteng Prof Dahlia Syuaib, Perwakilan Kantor Wilayah Kementerian Agama As’ad Latopada, Perwakilan MUI KH Habib Ali, perwakilan Baznas Sigi As’ad Syukur, Kepala Capat Dolo Suplain, Kepala Desa Kanobona Zaenal Latopada, serta sebanyak 100 pelaku usaha mikro juga hadir selaku penerima manfaat program dalam acara tersebut.

Reporter: Romy Syawal Editor: Achi Hartoyo