Kamis, 24 September 2020
07 Ṣafar 1442 H
Home / Ziswaf / Baznas Kerja Sama dengan Baznas BAZIS DKI Jakarta Kembangkan 500 Zmart
FOTO I Dok. sharianews
"Lembaga Pemberdayaan Ekonomi Mustahik Baznas akan melakukan pendampingan dan pelatihan sistem aplikasi Zmart yang dapat digunakan oleh penerima manfaat," kata Irfan.

Sharianews.com, Jakarta - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) bekerja sama dengan Baznas (BAZIS) DKI Jakarta mengembangkan 500 warung Zmart di wilayah ibu kota.

Penandatanganan kerja sama pengelolaan program pemberdayaan ekonomi mustahik ini dilakukan di Kantor Baznas, Wisma Sirca, Menteng, Jakarta, Kamis (12/12).

Direktur Pendistribusian dan Pendayagunaan Baznas, Irfan Syauqi Beik mengatakan, Baznas Pusat dan Baznas (BAZIS) DKI Jakarta sepakat bekerja sama dalam penentuan mustahik, pembiayaan program, dan kegiatan pendampingan.

"Lembaga Pemberdayaan Ekonomi Mustahik Baznas akan melakukan pendampingan dan pelatihan sistem aplikasi Zmart yang dapat digunakan oleh penerima manfaat," kata Irfan.

"Sementara Baznas (BAZIS) DKI Jakarta akan memberikan bantuan modal, perlengkapan dagang, renovasi dan branding warung senilai Rp5miliar untuk 500 warung Zmart," imbuhnya.

Ia mengatakan, program Zmart diharapkan menjadi langkah awal untuk mengakomodir kebutuhan para pelaku usaha yang kurang mampu untuk mendapatkan kesempatan mengembangkan usahanya lewat bantuan Baznas.

"Ke depannya, Zmart akan diarahkan menjadi sebuah marketplace atau etalase untuk semua produk yang dihasilkan oleh penerima manfaat program Baznas. Zmart juga akan menjadi sebuah pusat branding, marketing, selling, dan developing bagi produk-produk mustahik," katanya.

Sementara itu ditempat yang sama, Ketua Baznas Bazis DKI, Ahmad Lutfi Fathullah mengatakan sangat menyambut positif dengan terjalinnya perjanjian kerja sama ini.

“Alhamduliĺlah, Baznas Bazis DKI sangat mendukung program Zmart. Ada tiga alasan utama, yang pertama sasarannya tepat karena yang masuk program ini adalah mereka yang masuk dalam kategori duafa. Yang kedua mereka sudah lama berkecimpung di bidang yang sama, sehingga tidak akan banyak kendala dengan adaptasi program.Terakhir, karena Zmart dilakukan di kampung, maka akan lebih banyak masyarakat yang merasakan, sehingga akan semakin banyak orang menerima berkah zakat dan sedekah. Tentunya hal ini akan sangat terasa untuk mengurangi angka kemiskinan,” jelasnya.

Dalam kesempatan terpisah, Direktur Utama Baznas, M Arifin Purwakananta mengatakan, kerja sama ini untuk menyatukan visi mengembangkan usaha ritel mikro dalam program pemberdayaan Zmart. Melalui Zmart, pendapatan penerima manfaat dapat meningkat dengan membangun sistem mata pencaharian yang berkelanjutan.

“Program Zmart memberdayakan masyarakat melalui komunitas dengan mengintegrasikan dakwah dan ekonomi serta berupaya meningkatkan derajat penerima manfaat program dari mustahik menjadi potensial muzaki,” tutupnya. (*)

Reporter: Romy Syawal Editor: Achi Hartoyo

Tags: