Minggu, 26 Mei 2019
22 Ramadan 1440 H
Home / Ziswaf / Baznas Jabar Dukung Penuh Perpres Zakat untuk ASN
FOTO I Dok. konsultasisyariah.com
"Di Provinsi Jabar sendiri, sejak tahun 2014 sudah berjalan dan alhamdulillah sekarang kita bisa mengumpulkan setiap bulannya dari lingkungan ASN provinsi jawa barat saja Rp1,8 M ," Ungkap Ramdani.

Sharianews.com, Jakarta ~ Ketua Baznas Provinsi Jawa Barat, KH. Arif Ramdani MH mengatakan dukungannya kepada kepala daerah yang memberikan instruksi agar gaji Aparatur Sipil Negara (ASN) dipotong untuk peruntukkan zakat melalui Baznas.

"Dukungan kepala daerah tersebut sangat penting, ketika kepala daerah memberikan instruksi di kalangan internal ASN, karena ASN ini dari penghasilannya itu punya kewajiban untuk menyisihkan sebagian hartanya berupa kewajiban zakat," ujar Ramdani dikutip dari acara Indonesia Bicara TVRI, Jakarta, Senin (11/3).

Ia menambahkan, apabila kepala daerah tersebut menginstruksikan setiap penghasilan ASN dipotong langsung 2,5 persen setiap bulan,maka akan memberikan dampak pada pertumbuhan zakat.

"Di Provinsi Jabar sendiri, sejak tahun 2014 sudah berjalan dan alhamdulillah sekarang kita bisa mengumpulkan setiap bulannya dari lingkungan ASN provinsi jawa barat saja Rp1,8 M ," imbuh Ramdani.

Zakat ASN dilakukan dengan cara dipotong langsung saat diinstruksikan. Ramdani mengungkapkan lebih lanjut, di pemerintahan kota bandung misalnya, dengan instruksi dari seorang walikota, mampu mengumpulkan zakat ASN sebesar Rp2,2 miliar dalam satu bulan.

"Hal tersebut belum dihitung dari instansi vertikalnya, belum dari BUMD-nya, belum juga dari perorangannya, dan lain-lain," ujar Ramdani.

Menurut Ramdani, hal tersebut berbeda jika kepala daerah tidak menginstruksikan kewajiban berzakat, pasti hasilnya akan minim.

"Ah, saya tidak mau instruksi, saya serahkan saja kepada masing-masing, dan hasilnya berbeda, dan pengumpulannya juga sangat minim kalau dengan cara seperti ini," tutup Ramdani. (*)

Reporter: Romy Syawal Editor: Achi Hartoyo