Minggu, 24 Maret 2019
18 Rajab 1440 H
x
FOTO I dok. Kiblat.net
Kini, masyarakat bisa berdonasi tanpa menggunakan uang.

Sharianews.com, Jakarta. Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) terus melakukan inovasi untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat agar lebih mudah dalam bersedekah.

Bersama platform GotongRoyong.in, Baznas mengembangkan inovasi dalam melayani masyarakat untuk berdonasi tanpa menggunakan uang. Yaitu dengan hanya menyaksikan video yang ditampilkan platform tersebut.

"Baznas mengembangkan inovasi dengan memberikan layanan kemudahan berdonasi, masyarakat bisa melakukan donasi bantuan dengan mudah karena tanpa perlu menggunakan uang, hanya dengan menonton video yang ada di platform tersebut yang sama saja dengan kita berdonasi," kata Arifin Purwakananta dalam acara peluncuran kemudahan donasi melalui GotongRoyong.in yang diselenggarakan di Kantor Baznas, Jakarta, Jumat (4/1/2019).

Arifin menambahkan, belakangan ini, bencana alam beberapa kali terjadi di Indonesia, mulai gempa di Lombok, gempa tsunami di Palu, tsunami di Banten dan Lampung, hingga longsor di Sukabumi. Donasi yang terkumpul dari masyarakat di platform tersebut akan disalurkan melalui Baznas, untuk membantu para korban bencana.

"Baznas selalu proaktif ketika terjadi kebencanaan. Baznas ikut melakukan proses evakuasi pencarian korban, membuka layanan kesehatan, pendistribusian logistik, pembangunan hunian sementara (Huntara) dan lain-lain. Program recovery Baznas di daerah bencana juga dilakukan mengedepankan aspek ekonomi, karena setiap terjadi bencana, pasti muncul kemiskinan baru, untuk itu Baznas hadir melayani masyarakat yang menjadi korban," kata Arifin.

Sementara itu, CEO GotongRoyong.in, Muhammad Radhiyan Pasopati Pribadi mengatakan, kerjasama ini terlaksana karena pihaknya memiliki visi yang sama dengan Baznas untuk memudahkan masyarakat berbagi.

"Kami yakin banyak orang ingin membantu, tapi terkendala dia tidak punya uang. Saya yang mahasiswa duit sering pas-pasan. Padahal ingin menyumbang. Maka lahirlah pemikiran bagaimana bisa menyumbang tanpa keluar uang. Kami lalu membuat GotongRoyong.in. Ini sejalan dengan BAZNAS karena ini juga sangat mudah. Hanya masuk ke website kami, menonton 10 detik iklan yang kami tayangkan, dan selamat anda sudah berdonasi," kata dia.

Menurut dia donasi yang berhasil dikumpulkan untuk bencana tsunami Lampung-Banten dan Palu sebesar Rp 11 juta. Untuk dibelikan 1001 Sabun untuk korban di Palu, dan 1001 Susu untuk anak-anak korban di Banten dan Lampung. Platform donasi ini didirikan oleh mahasiswa Universitas Indonesia (UI) di bawah naungan Lab Reliable Sofware Engineering (RSE) Fakultas Ilmu Komputer (Fasilkom) UI.(*)

Reporter: Romy Syawal Editor: Achi Hartoyo