Minggu, 7 Juni 2020
16 Shawwal 1441 H
Home / Ziswaf / ‘Baznas Award 2018’ untuk Memaksimalkan Penghimpunan Zakat
Sebagai bentuk apresiasi terhadap kinerja lembaga ziswaf dan institusi terkait, Baznas kembali menggelar Baznas Award 2018 untuk meningkatkan penghimpunan dana ziswaf

Sharianews.com, Jakarta - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) menggelar penganugerahan tahunan ‘Baznas Award 2018’ untuk para lembaga amil, zakat, infak, sedekah, dan wakaf (ziswaf) yang berlangsung di gedung Kementerian Agama di Jalan M.H. Thamrin, Jakarta Pusat, Jumat malam (7/9/2018).

Penganugerahan ini juga diberikan kepada perusahan-perusahaan dan pribadi yang menjadi donatur ziswaf. Juga diberikan kepada beberapa media baik cetak, televisi, serta daring (online) yang dianggap telah turut membantu dalam memantau perkembangan dan edukasi ziswaf melalui informasi yang disebarkan kepada masyarakat.    

“Acara ini bertujuan mendorong fastabiqul khairat (berlomba-lomba menuju kebaikan) untuk meningkatkan penghimpunan zakat kepada berbagai institusi yang fokus pada ziswaf. Dengan anugerah ini, kami berharap ke depannya berbagai lembaga itu bisa menjadi lebih baik lagi,” papar Ketua Baznas Bambang Sudibyo dalam sambutannya.

Ia menambahkan, penghargaan ini sebagai bentuk apresiasi terhadap mutu kinerja dalam pengembangan zakat, infak, sedekah dan wakaf yang selama ini telah dilakukan oleh berbagai lembaga terkait.

“Penilaian peraih anugerah ini didasarkan pada pelbagai macam kategori dan tolok ukur melalui Indeks Zakat Nasional secara kuantitatif,” paparnya.  

Dari pantauan Sharianews.com di tempat berjalannya acara, malam anugerah ini dihadiri oleh sejumlah tamu undangan. Mulai dari seluruh perwakilan cabang Baznas di Indonesia dan beberapa lembaga filantropi lainnya seperti Dompet Dhuafa, Lembaga Amil Zakat Yayasan Pendidikan Islam Al-Azhar, serta segenap perwakilan dari kementerian.

Di antaranya, Kementerian Agama, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Sosial, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara, dan lain-lain. Hadir pula sebagai tamu undangan Kedutaan Besar untuk Palestina, Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy, dan beberapa perwakilan dari pejabat pemerintah daerah lainnya.  

Targetkan Rp 8 Triliun

Dalam pidatonya di malam anugerah tersebut, Bambang menuturkan, penghimpunan zakat secara nasional pada tahun 2017 mencapai Rp 6,22 triliun atau meningkat sekitar 30 persen dibanding tahun sebelumnya. Sementara untuk tahun 2019, pihaknya menargetkan dapat mengumpulkan zakat hingga Rp 8 triliun.

“Penghimpunan zakat di tahun 2017 baru 2,92 persen dari besaran potensinya. Dan target tahun depan (2019) memang ambisius. Kami yakin dengan upaya keras kami dapat mencapainya. Salah satunya dengan mendesentralisasi pengumpulan zakat. Sebab, cakupan wilayah Indonesia ini sangat luas,” imbuhnya.

Menurutnya, desentralisasi akumulasi zakat ini akan membantu untuk memperbaiki pelbagai masalah di beberapa sektor yang selama ini masih menjadi tantangan pemerintah daerah. Misalnya, persoalan ekonomi, sosial, dan keagamaan.

Sementara usaha lainnya, sebagaimana anjuran Menteri Keuangan Sri Mulyani, pihaknya berharap pemerintah pusat melalui regulasinya agar pengelolaan zakat dibuat sama seperti penataan dalam pengurusan pajak.

“Sejak zaman Rasulullah, zakat itu diurus sebagaimana pajak. Maka dari itu, sudah seharusnya, pemerintah mengubah pengelolaannya. Hal ini supaya masyarakat tidak melihat lagi zakat sebagai sesuatu yang tidak diwajibkan, karena pemerintahnya tidak mengikatnya dalam undang-undang,” tegasnya.

Bambang menjelaskan, saat ini pihaknya sedang berupaya untuk mengajukan perbaikan regulasi mengenai zakat. Sebagaimana diketahui, peraturan zakat tertuang dalam Undang-undang No. 23 Tahun 2011. UU itu hanya mengatur pengelolaan zakat yang dibebankan oleh Baznas.

“Saat ini kami sudah berkoordinasi dengan beberapa lembaga amil zakat dari organisasi masyarakat Islam seperti Nahdlatul Ulama, Muhammadiyah, dan lainnya, serta mensosialisasikan pentingnya perbaikan regulasi kepada semua pihak terkait,” paparnya, menutup pidatonya yang disambut dengan tepuk tangan meriah oleh para hadirin. (*)

 

Reporter: Emha S Ashor. Editor: Achmad Rifki