Selasa, 17 September 2019
18 Muḥarram 1441 H
Home / Ekbis / Bappenas: Industri Halal di Indonesia Masih Jalan Sendiri-sendiri
FOTO | Dok. Istimewa
Pengembangan industri halal di tanah air di tengarai masih berjalan sendiri-sendiri. Itu mengapa penyusunan peta jalan ekonomi syariah di tanah air sangat penting.

Sharianews.com, Jakarta. Menteri PPN/Kepala Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Bambang Brodjonegoro, mengatakan pengembangan industri halal di Indonesia masih berjalan sendiri-sendiri. Selain itu, kemampuan produksi, terutama manufaktur juga masih rendah.

Itu mengapa, Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas, menginginkan adanya adanya peta jalan (road map) pengembangan industri syariah di Indonesia.  

Bambang menyebutkan, tujuan penyusunan peta jalan ekonomi syariah tersebut adalah agar ada pihak yang serius mengurusi industri halal, sehingga tidak bergerak sendiri-sendiri.

Selain itu agar ada kerja sama intensif antara regulator dan pelaku usaha dan menyelaraskannya dengan badan penjaminan halal yang sudah ada.

Peta jalan ekonomi syariah juga diharapkan dapat lebih mendorong mengembangkan sektor riil produk-produk halal, yang dapat ikut serta memajukan industri keuangan syariah.

Karena itu, agar agar arah pengembangan industri halal dapat cepat terasakan dampaknya, pihaknya juga berencana akan fokus pada pengembangan industri halal domestik secara menyeluruh.

"Kami ingin selesaikan secepatnya mudah-mudahan akhir tahun ini sudah ada, sehingga tahun depan perkembangan pengembangan industri halal itu lebih terkoordinasi dan lebih jelas arahnya," ujar Bambang di Jakarta, Rabu (19/9/2018).

Pentingnya peta jalan industri halal di tanah air menurutnya, agar Indonesia tidak hanya menjadi pasar empuk bagi Negara lain, tetapi juga mampu menjadi produsen yang signifikan.

Selama ini, ia menilai, Indonesia kuta di bidang jasa, contohnya terkait dengan wisata halal. Sementara di sektor industrinya masih lemah. "Karena kita yang kuat di wisata halal, itu kan jasa. Tapi yang industri halal yang 'product-based' belum terlalu kuat," ujar Bambang.

Lebih lanjut Bambang menyatakan, peta jalan ekonomi syariah sejatinya merupakan perluasan dari peta jalan keuangan syariah yang digagas  oleh Komite Nasional Keuangan Syariah (KNKS) yang dipimpin langsung oleh Presiden, di mana Kepala Bappenas, merupakan Sekretaris KNKS. (*)

Ahmad Kholil