Kamis, 24 September 2020
07 Ṣafar 1442 H
Home / Ekbis / Banyak Perubahan Tak Terduga Jadi Tantangan Industri Halal
Foto dok. Pexels
Bisnis industri halal menghadapi beberapa tantangan

Sharianews.com, Jakarta - Perbankan syariah memiliki peluang yang besar didukung oleh besarnya potensi bisnis industri halal. Berdasarkan riset dari State of the Global Islamic Economy Report tahun 2019, potensi bisnis industri halal sebesar 2,2 triliun dolar AS, terdiri dari halal food, fashion, media, tourism, pharmacy, cosmetics, dan umrah.

Namun demikian, bisnis industri halal, kedepannya menurut Direktur Keuangan dan Operasional BNI Syariah Wahyu Avianto, masih akan menghadapi beberapa tantangan diantaranya adalah banyaknya terjadi perubahan yang tidak terduga (turbulent) sehingga membuat lingkungan bisnis, sosial, dan industri berubah sangat cepat.

Selain itu, faktor ketidakpastian (uncertainty), menyebabkan banyak hal baru yang sifatnya tidak terduga (novelty), serta ketidakjelasan akibat terlalu banyak informasi (ambiguous).

 “Semua faktor tersebut menjadi tantangan kita dalam mengembangkan ekosistem halal,” ujar Wahyu, Minggu (13/09).

Untuk menghadapi tantangan tersebut, diperlukan inovasi dan kolaborasi. Inovasi digital saat ini meningkatkan peran bank syariah, tidak hanya dari sisi permodalan tapi juga untuk mempermudah sistem pembayaran.

Selain digitalisasi, untuk meningkatkan industri halal juga harus dilakukan melalui kolaborasi. Kolaborasi ini dilakukan BNI Syariah salah satunya dengan mengembangkan Platform Sekolah Pintar. Dengan kolaborasi, menurut Wahyu Avianto, peran bank sebagai kolaborator dengan ekosistem terkait (open banking).

BNI Syariah saat ini fokus untuk mengembangkan produk-produk digital diantaranya melalui uang elektronik HasanahKu dan fasilitas pembukaan rekening melalui Hasanah Online.

Tidak hanya commercial finance, bank syariah juga menjalankan social finance. BNI Syariah telah memiliki aplikasi wakaf hasanah untuk memudahkan masyarakat dalam berwakaf, serta turut aktif membantu memerangi penyebaran Covid-19 dengan program donasi.

Sebagai bentuk terobosan di dunia pendidikan, BNI Syariah memfasilitasi mahasiswa untuk ikut berkontribusi dalam mengembangkan perbankan syariah di Indonesia. BNI syariah memiliki program "BURSA : Buka Rekening Mahasiswa" , dengan memberikan insentif setoran awal Rp 50 ribu/mahasiswa. Diharapkan program ini dapat memberikan kemudahan bagi mahasiswa untuk bertransaksi keuangan sesuai prinsip syariah.

Rep. Aldiansyah Nurrahman